Detail Cantuman

Image of Pembobotan Cross-Sectional Menggunakan Metode Weight Share Dalam Survei Panel Rumah Tangga Dan Rotasi

 

Pembobotan Cross-Sectional Menggunakan Metode Weight Share Dalam Survei Panel Rumah Tangga Dan Rotasi


Survei panel rumah tangga merupakan salah satu jenis survei
longitudinal dimana setiap sampel rumah tangga diwawancara secara berulang

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700031519.5 Mus PPerpustakaan Pusat (REF.14.60)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Mus P/.14.60
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 71 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5 Mus P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Survei panel rumah tangga merupakan salah satu jenis survei
    longitudinal dimana setiap sampel rumah tangga diwawancara secara berulang
    untuk beberapa periode. Tujuan utama dari survei panel rumah tangga adalah
    menyediakan data untuk analisis longitudinal. Namun pada saat yang
    bersamaan survei panel rumah tangga dapat menghasilkan estimasi cross­
    sectional dari parameter populasi pada setiap periode. Untuk tujuan analisis
    cross-sectional, desain panel dengan rotasi digunakan agar sampel lebih
    representatif dengan populasi pada suatu periode. Dalam survei panel rumah
    tangga, sampel rumah tangga sulit bertahan dikarenakan perubahan komposisi
    rumah tangga di setiap waktu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode
    weight share digunakan sebagai penyesuaian bobot desain terhadap perubahan
    komposisi rumah tangga sampel pada tiap periode.

    Hasil estimasi total penduduk usia kerja menurut kegiatannya
    menunjukkan penggunaan pembobotan dengan weight share secara umum
    meningkatkan nilai estimasi dan standar error jika dibandingkan dengan
    estimasi dengan bobot tanpa weight share. Pembobotan weight share dengan
    Metode 1 menghasilkan nilai estimasi dengan standar error yang tidak jauh
    berbeda dengan Metode 2. Namun metode ini memiliki kelebihan yaitu secara
    aproksimasi dapat menghasilkan estimasi yang tak bias. Sedangkan pada
    Metode 2, presisi yang· dihasilkan pada beberapa variabel lebih rendah
    dibandingkan dengan Metode 1. Pembobotan weight share baik dengan Metode
    1 dan Metode 2, pada umumnya memiliki nilai KV yang sama sedangkan
    pembobotan tanpa weight share pada beberapa variabel menghasilkan KV yang
    lebih besar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan weight share dapat
    menghasilkan estimasi total dengan presisi yang lebih baik dibandingkan
    dengan pembobotan tanpa weight share.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi