<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47377">
 <titleInfo>
  <title>Resistensi Komunitas Kretek Dalam Mempertahankan Kesejahteraan Kretek Di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sianturi, Sri Ruth Meilina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxi,;388 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maraknya kampanye anti rokok dan anti tembakau mengakibatkan &#13;
bulatnya pandangan masyarakat bahwa kretek merupakan ha} yang berbahaya &#13;
bagi kesehatan dan patut untuk dienyahkan dari Indonesia. Tak luput dengan &#13;
kebijakan yang dibuat pemerintah serta isu hangat FeTe (Framework Convention &#13;
of Tobacco Control) yang masih belum disahkan di Indonesia semakin &#13;
memojokkan produktivitas tembakau dan kretek di Indonesia. Disahkannya FeTe &#13;
di Indonesia akan merugikan banyak pihak. Terdapat temuan Wanda Hamilton &#13;
lewat bukunya Nicotine War yang mengungkapkan bahwa perang terhadap &#13;
tembakau ini bukanlah semata karena isu kesehatan saja, namun juga terdapat &#13;
kepentingan politik dan bisnis yang kuat. Apalagi Indonesia memiliki kretek, &#13;
produk asli Nusantara yang merupakan olahan tembakau dan cacahan cengkeh &#13;
yang jika dibakar menghasilkan aroma yang khas dan berbunyi kretek-kretek. &#13;
Eksistensi Komunitas Kretek ada untuk melawan dan mencegah pemusnahan &#13;
kretek di Indonesia, karena selain merupakan komoditas terakhir pertanian &#13;
Indonesia, kretek juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang kental, serta untuk &#13;
membela hak-hak pengkretek yang telah mengalami diskriminasi. &#13;
&#13;
Adapun tu juan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan &#13;
mengeksplanasikan perlawanan yang dilakukan Komunitas Kretek terhadap &#13;
ratifikasi FeTe; untuk mengeksplorasi tindakan Komunitas Kretek dalam &#13;
melindungi hak-hak para pengkretek; dan untuk mengeksplorasi tindakan &#13;
Komunitas Kretek dalam mempertahankan kretek sebagai salah satu cagar budaya &#13;
Indonesia. Beberapa teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori interaksi &#13;
simbolik, teori dekonstruksi, teori konflik dan model kampanye. Paradigma yang &#13;
digunakan ialah paradigma kritis. Sedangkan metode penelitiannya ialah kualitatif &#13;
dengan jenis penelitian studi kasus. &#13;
&#13;
Hasil penelitian yang diperoleh ialah: 1) Komunitas Kretek melakukan &#13;
perlawanan terhadap ratifikasi FeTe dengan melakukan penggugatan kebijakan, &#13;
aksi protes di jalan, sosialisasi dengan petani tembakau, penyebaran wacana &#13;
melalui berbagai saluran; 2) Komunitas Kretek mempertahankan hak-hak &#13;
pengkretek dengan menggugat kebijakan, menuntut adanya ruang merokok yang &#13;
layak, membuka kanal pengaduan diskriminasi perokok, dan melakukan survey &#13;
tandingan mengenai Kawasan Boleh Merokok; 3) Komunitas Kretek &#13;
mempertahankan kretek sebagai cagar budaya Indonesia dengan penyebaran &#13;
wacana melalui berbagai saluran, mengadakan lomba nyethe dan menjadikan 3 &#13;
Oktober sebagai Hari Kretek Nasional. Kesimpulan yang penelitian ini ialah &#13;
Komunitas Kretek melakukan resistensi untuk mempertahankan kesejahteraan &#13;
kretek di Indonesia dengan melawan ratifikasi EC'TC, merubah kebijakan yang &#13;
dapat berakibat buruk terhadap keberlangsungan kretek di Indonesia, serta &#13;
mempertahankan eksistensi kretek sebagai cagar budaya Indonesia. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sianturi, Sri Ruth Meilina</note>
 <subject authority="">
  <topic>resistensi, kretek, ratifikasi FCTC, Komunitas Kre</topic>
 </subject>
 <classification>659.2 Sia R</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>659.2 Sia R/R.21247</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700261</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.247)</sublocation>
    <shelfLocator>659.2 Sia R/R.21247</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47377</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:36:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-25 09:32:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>