Detail Cantuman

Image of Pengembangan Produksi Bersih Di Industri Pupuk (Studi Kasus PT. Pupuk Kujang Cikampek)

 

Pengembangan Produksi Bersih Di Industri Pupuk (Studi Kasus PT. Pupuk Kujang Cikampek)


PENGEMBANGAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI PUPUK
(STUDI KASUS: PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK)

ABSTRAK

Penerapan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700162333.7 Nov p/R.25.94Perpustakaan Pusat (REF.94)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Nov p/R.25.94
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;148 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Nov p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGEMBANGAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI PUPUK
    (STUDI KASUS: PT. PUPUK KUJANG CIKAMPEK)

    ABSTRAK

    Penerapan efisiensi energi dalam penggunaan gas alam pada proses
    produksi industri pupuk belum berjalan dengan maksimal. Hal ini ditunjukkan dari
    perbandingan antara penggunaan gas alam dan produk yang dihasilkan tidak
    berbanding lurns. Di sisi lain, penggunaan gas alam di Industri pupuk yang belum
    efisien ini memiliki kontribusi terhadap peningkatan emisi Gas Rumah Kaca
    (GRK). Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini antara lain (1) untuk mengetabui
    seberapa besar tingkat efisiensi energi di industri pupuk; (2) seberapa besar emisi
    yang dihasilkan oleh industri pupuk; (3) faktor-faktor yang mempengaruhi
    penggunaan energi di industri pupuk: dan (4) menganalisis strategi pengembangan
    produksi bersih dengan fokus utama efisiensi energi pada proses produksi.

    Karakteristik penelitian ini adalah studi kasus dengan memilih salah satu
    perusahaan di industri pupuk yaitu PT. Pupuk Kujang Cikampek dan objek pada
    penelitian ini adalah Pabrik Kujang lA PT. Pupuk Kujang Cikampek dikarenakan
    konsumsi energi gas yang tinggi sehingga memiliki potensi emisi GRK lebih besar.
    Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan dengan cara
    wawancara dan observasi. Analsis data yang digunakan adalah analisis neraca
    energi dan analisis SWOT. Analisis neraca energi digunakan untuk menghitung
    tingkat efisiensi energi sedangkan analisis SWOT bertujuan untuk memberikan
    inforrnasi mengenai strategi apa yang dapat dilakukan oleh PT. Pupuk Kujang
    Cikampek dalam pengembangan produksi bersih di Pabrik Kujang lA.

    Hasil penelitian dari segi tingkat efisiensi energi didapatkan bahwa sebagian
    besar alat-alat di utility plant dikategorikan efisien kecuali Gas Generator Turbin
    (GTG) yang tidak efisien karena dibawah rata-rata efisiensi energi sedangkan
    tingkat konsumsi energi untuk ammonia plant dan urea plant dikategorikan tidak
    efisien karena konsumsi energi yang dibutuhkan dalam memproduksi satu ton
    ammonia dan urea melebihi rancangan tingkat konsumsi energi dari kedua plant
    tersebut.

    Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan oleh Pabrik Kujang lA
    selama tahun 2014 yaitu 691.073 ton C02. Hasil perhitungan tersebut lebih rendah
    dibandingkan dengan emisi gas rumah kaca pada tabun 2013 dengan emisi sebesar
    730.206,75 ton. Penurunan emisi GRK dipengaruhi oleh pengelolaan sistem
    pemeliharaan di PT. Pupuk Kujang Cikampek

    Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa nilai matrik perkalian antara
    faktor internal kekuatan dan faktor eksternal ancaman merupakan nilai paling tinggi
    sebesar 2,618. Hasil tersebut merekomendasikan strategi diversifikasi sebagai
    strategi pengembangan produksi bersih di Pabrik Kujang lA. Strategi diversifikasi
    yang dapat dilakukan adalah mengkombinasikan penggunaan gas alam dan
    biomass. Strategi diversifikasi lainnya adalah pemanfaatan membran.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi