Detail Cantuman

Image of Pengaruh Persepsi Dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Hidup Sehat (Survei Di Kelurahan Sekuloa )

 

Pengaruh Persepsi Dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Hidup Sehat (Survei Di Kelurahan Sekuloa )


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu program
kesehatan di Indonesia sebagai tindakan preventif penyakit. Puskesmas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700177362.106 8 Gin pPerpustakaan Pusat (REF.12.89)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.106 8 Gin p/R.12.89
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 82 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.106 8
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu program
    kesehatan di Indonesia sebagai tindakan preventif penyakit. Puskesmas Cikutra
    Lama I adalah puskesmas yang memiliki wilayah kerja di kelurahan Sekeloa.
    Menurut pihak Puskesmas Cikutra Lama I, masyarakat di kelurahan Sekeloa telah
    terjangkau oleh program PHBS. Namun, setelah dilakukan survei, diperoleh hasil
    bahwa sebagian besar persepsi masyarakat di kelurahan Sekeloa memiliki
    persepsi negatif tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, masih banyak
    masyarakat yang mengkomsumsi rokok, sampah dibiarkan menumpuk dan
    dihinggapi lalat, dan masih banyak penduduk yang memiliki kebiasaan merokok
    di dalam rumah. Perilaku hidup sehat belum dilakukan secara optimal di
    kelurahan Sekeloa diduga karena kurang fasilitas kesehatan, kurang pengetahuan
    tentang kesehatan, kurang informasi tentang dampak hidup tidak sehat, dan
    kurang fasilitas sanitasi lingkungan, yangdipengaruhi oleh persepsi dan
    pengetahuan masyarakat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah
    metode survei terhadap 100 responden. Hasil penelitian yang diperoleh adalah
    masyarakat di kelurahan Sekeloa belum membiasakan diri mencuci tangan
    terutama sebelum makan, tidak rutin membuka jendela setiap pagi untuk menukar
    udara dalam rumah, tidak rutin menguras bak mandi, jarang berolahraga, dan
    masih memiliki kebiasaan merokok. Persepsi kesehatan diri tidak berpengaruh
    terhadap perilaku hidup sehat masyarakat di Kelurahan Sekeloa dengan nilai
    koefisien -0,74%. Pengetahuan mempunyai pengaruh terhadap perilaku hidup
    sehat masyarakat di Kelurahan Sekeloa dengan nilai koefisien 25,4%. Dari data
    tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat di Kelurahan Sekeloa
    tentang kesehatan sudah cukup baik namun persepsi masyarakat tentang
    kesehatan masih negatif, sehingga perilaku hidup mereka sehari-hari belum dapat
    dikategorikan sehat karena belum sesuai dengan indikator program PHBS. Hal ini
    disebabkan oleh sebagian besar masyarakat di Kelurahan Sekeloa memiliki
    tingkat pengetahuan menengah (lulus SMP - SMA) yang menyebabkan
    pengetahuan yang dimiliki tidak dapat dipahami dengan baik sehingga
    mempengaruhi pembentukan persepsi masyarakat tentang hidup sehat. Hal ini
    mengakibatkan perilaku masyarakat di Kelurahan Sekeloa tidak sesuai dengan
    indikator PHBS yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik
    Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi