Detail Cantuman

Image of Monitoring kerusakan dan pemulihan kawasan mangrove paska tsunami 2004 di Kota Banda Aceh dengan peinderaan jauh

 

Monitoring kerusakan dan pemulihan kawasan mangrove paska tsunami 2004 di Kota Banda Aceh dengan peinderaan jauh


Tsunami di Samudera Hindia pada 26 Desember 2004 telah menghancurkan
bwasan pesisir kota Banda Aceh dan mengakibatkan kerusakan pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700190333.72 Ari m/R.25.170Perpustakaan Pusat (REF.170)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.72 Ari m/R.25.170
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;53 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.72 Ari m
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tsunami di Samudera Hindia pada 26 Desember 2004 telah menghancurkan
    bwasan pesisir kota Banda Aceh dan mengakibatkan kerusakan pada ekosistem
    pesisir tennasuk mangrove. Tingkat kerusakan dan pemulihan vegetasi pesisir diamati
    din dianalisa menggunakan data penginderaan jauh berkala dari Google Earth; proses
    pemulihan vegetasi setelah tsunami juga dianalisa. Distribusi mangrove dilakukan
    clmgan mengkaji citra dengan resolusi tinggi yang diambil dari tahun Juni 2004,
    Januari 2005, Juni 2009, Mei 2011 dan Mei 2013. Luas kawasan mangrove pada tahun
    2013 telah pulih 60.35% bila dibandingkan kondisinya pada tahun 2004. Vegetasi
    mangrove secara perlahan telah kembali pulih paska tsunami. Namun demikian areal
    mangrove yang relatif cukup luas disekitar estuaria (26.83 ha) sebelum tsunami, hanya
    mencapai 15.23% pada 2013. Sementara disekitar pertambakan sebelum tsunami hanya
    "temukan 11.67 ha luasnya tumbuh secara pesat, dan melampaui kondisi sebelum
    IIunami pada tahun 2011. Jumlah patches disekitar pertambakan juga meningkat secara
    pesat, ditemukan 195 patches pada tahun 2004 kemudian tumbuh hingga 480 patches
    pada tahun 2013. Pemulihan tutupan areal mangrove (patches) sekitar estuaria sangat
    IaIdah hanya 43.94% dibandingkan tahun 2004. Sementara masyarakat lokal tetap
    mdakukan budidaya ikan dan udang tanpa memperhitungkan kelestarian lingkungan.
    Babagai lembaga telah secara mandiri melakukan penanaman namun tidak
    mendistribusikan informasi secara memadai. Sebagai hasilnya mereka tidak mampu
    gelola penanaman mangrove disekitar pertambakan yang secara pesat dilakukan
    oIell masyarakat setempat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi