Strategi Penanggulangan Banjir Darah Aliran Sungai Ciliman Provinsi Banten Dengan KonsepEkologi Hidraulik
ABSTRAK
Permasalahan utama DAS Ciliman adalah banjir ketika musim penghujan
datang. Banjir Daerah Aliran Sungai Ciliman ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700280 333.7 Kur s/R.25.13 Perpustakaan Pusat (REF.13) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Kur s/R.25.13Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xii,;192 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Kur sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Kurniawan, Aptu Andy -
ABSTRAK
Permasalahan utama DAS Ciliman adalah banjir ketika musim penghujan
datang. Banjir Daerah Aliran Sungai Ciliman membawa sedimen lumpur, batu-batuan
dan vegetasi kanan-kiri sungai yang ikut tercerabut saat air bah datang kca rah hilir.
Banyak daerah rawan longsor yang ·menutup total aIur sungai. Penanganan banjir
telah dilakukan dengan metode hidraulik mumi. Pembuatan sudetan sungai
cibinuangeun dan normalisasi sungai cilemer telah dilakukan. Salah satu altematif
dalam menagani hal tersebut adalah konsep ekologi hidraulik dengan menggunakan
met ode bio-engineering. Penelitian ini bertujuan menerapkan Analisys Hierarchy
Process (AHP) untuk pengambilan keputusan dalam pemilihan prioritas metode bio
engineering yang dapat diterapkan dalam pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai
Ciliman Provinsi Banten.
Metode yang digunakan daIam penelitian ini adaIah metode campuran
(quantitative less dominant qualitative). Analisis yang dilakukan yakni analisys
hierarchy process (AHP) untuk penentuan pemilihan prioritas dari metode bio
engineering yang dapat diterapkan mengendalikan banjir Daerah Aliran Sungai
Ciliman Provinsi Banten. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara dan
kuisioner dari 9 responden pakar. Data sekunder yang digunakan adalah peta Daerah
Aliran Sungai Ciliman, peta pengambilan penampang memanjang sungai, peta
geologi DAS Ciliman, peta jenis tanah DAS Ciliman, peta sumber air DAS Ciliman,
Kabupaten Lebak dalam angka tahun 2013, Kabupaten Pandegelang dalam angka
tahun 2013 dan studi literatur.
Hasil analisis menunjukkan berdasarkan analisis AHP, diketahui faktor teknis
yang mempunyai bobot tertinggi adalah faktor daya tahan terhadap erosi (0,634). Ini
mengindikasikan bahwa faktor daya tahan terhadap erosi dianggap faktor teknis yang
paling penting untuk menilai kelayakan suatu pemilihan metode bio-engineering
berdasarkan penilaian responden. Berdasarkan analisis AHP, diketahui faktor non
teknis yang mempunyai bobot tertinggi adalah faktor kemudahan pelaksanaan
(0,391). Ini mengindikasikan bahwa faktor kemudahan pelaksanaan merupakan faktor
non teknis yang paling dipertimbangkan dalam pemilihan metode bio-engineering
berdasarkan penilaian respond en. Analisis perbandingan yang melibatkan seluruh
. .
faktor yang ditinjau diketahui bahwa bantalan semak-semak lebih unggul dibanding
dengan Stek Tanaman Kayu dipancang dan lubang resapan biopori. Hal ini
ditunjukan dari hasil pembobotan untuk bantalan semak-semak mencapai 0,467,
sementara bobot untuk Stek Tanaman Kayu dipancang hanya sebesar 0,332 dan
bobot untuk lubang resapan biopori hanya sebesar 0,201.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






