<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47286">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Penanggulangan Banjir Darah Aliran Sungai Ciliman Provinsi Banten Dengan KonsepEkologi Hidraulik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kurniawan, Aptu Andy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;192 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Permasalahan utama DAS Ciliman adalah banjir ketika musim penghujan &#13;
datang. Banjir Daerah Aliran Sungai Ciliman membawa sedimen lumpur, batu-batuan &#13;
dan vegetasi kanan-kiri sungai yang ikut tercerabut saat air bah datang kca rah hilir. &#13;
Banyak daerah rawan longsor yang ·menutup total aIur sungai. Penanganan banjir &#13;
telah dilakukan dengan metode hidraulik mumi. Pembuatan sudetan sungai &#13;
cibinuangeun dan normalisasi sungai cilemer telah dilakukan. Salah satu altematif &#13;
dalam menagani hal tersebut adalah konsep ekologi hidraulik dengan menggunakan &#13;
met ode bio-engineering. Penelitian ini bertujuan menerapkan Analisys Hierarchy &#13;
Process (AHP) untuk pengambilan keputusan dalam pemilihan prioritas metode bio­ &#13;
engineering yang dapat diterapkan dalam pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai &#13;
Ciliman Provinsi Banten. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan daIam penelitian ini adaIah metode campuran &#13;
(quantitative less dominant qualitative). Analisis yang dilakukan yakni analisys &#13;
hierarchy process (AHP) untuk penentuan pemilihan prioritas dari metode bio­ &#13;
engineering yang dapat diterapkan mengendalikan banjir Daerah Aliran Sungai &#13;
Ciliman Provinsi Banten. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara dan &#13;
kuisioner dari 9 responden pakar. Data sekunder yang digunakan adalah peta Daerah &#13;
Aliran Sungai Ciliman, peta pengambilan penampang memanjang sungai, peta &#13;
geologi DAS Ciliman, peta jenis tanah DAS Ciliman, peta sumber air DAS Ciliman, &#13;
Kabupaten Lebak dalam angka tahun 2013, Kabupaten Pandegelang dalam angka &#13;
tahun 2013 dan studi literatur. &#13;
&#13;
Hasil analisis menunjukkan berdasarkan analisis AHP, diketahui faktor teknis &#13;
yang mempunyai bobot tertinggi adalah faktor daya tahan terhadap erosi (0,634). Ini &#13;
mengindikasikan bahwa faktor daya tahan terhadap erosi dianggap faktor teknis yang &#13;
paling penting untuk menilai kelayakan suatu pemilihan metode bio-engineering &#13;
berdasarkan penilaian responden. Berdasarkan analisis AHP, diketahui faktor non &#13;
teknis yang mempunyai bobot tertinggi adalah faktor kemudahan pelaksanaan &#13;
(0,391). Ini mengindikasikan bahwa faktor kemudahan pelaksanaan merupakan faktor &#13;
non teknis yang paling dipertimbangkan dalam pemilihan metode bio-engineering &#13;
berdasarkan penilaian respond en. Analisis perbandingan yang melibatkan seluruh &#13;
&#13;
. . &#13;
&#13;
faktor yang ditinjau diketahui bahwa bantalan semak-semak lebih unggul dibanding &#13;
&#13;
dengan Stek Tanaman Kayu dipancang dan lubang resapan biopori. Hal ini &#13;
ditunjukan dari hasil pembobotan untuk bantalan semak-semak mencapai 0,467, &#13;
sementara bobot untuk Stek Tanaman Kayu dipancang hanya sebesar 0,332 dan &#13;
bobot untuk lubang resapan biopori hanya sebesar 0,201. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Kurniawan, Aptu Andy</note>
 <subject authority="">
  <topic>strategi, daerah aliran sungai, konsep ekologi hid</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Kur s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Kur s/R.25.13</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700280</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.13)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Kur s/R.25.13</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47286</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:28:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-03 10:04:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>