<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47271">
 <titleInfo>
  <title>Dilema Pengelolaan lingkungan pada sentra industri tahu cibuntu, kelurahan babakan, kecamatan babakan ciparay, kota bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lestari, Raden Ayu Mutiara Artha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xi,;142 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>DILEMA PENGELOLAAN LINGKUNGAN &#13;
&#13;
PADA SENTRA INDUSTRI TAHU CIBUNTU, KELURAHAN BABAKAN, &#13;
KECAMATAN BABAKAN CIPARAY, KOTA BANDUNG &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Keberadaan Sentra Industri Tahu Cibuntu (SITC) telah memberikan &#13;
berbagai dampak baik secara ekonomi, lingkungan maupun sosial. Dampak &#13;
ekonomi yang paling signifikan adalah penyerapan tenaga kerja yang cukup besar &#13;
pada industri tahu. Industri tahu juga telah memberikan dampak terhadap &#13;
lingkungan, yaitu pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pengelolaan &#13;
limbah yang tidak tepat. Hal ini membawa dampak sosial berupa &#13;
ketidaknyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar SITC. Masyarakat turut &#13;
menanggung dampak dari pencemaran lingkungan tersebut. Pengelolaan &#13;
lingkungan di SITC merupakan kebutuhan bagi pengrajin tahu dan masyarakat &#13;
sekitarnya agar dapat tercapai keseimbangan yang selaras di bidang ekonomi, &#13;
sosial dan lingkungan. Upaya pengelolaan lingkungan di SITC terhambat oleh &#13;
berbagai hal, diantaranya masalah pengetahuan pengelolaan limbah, tidak adanya &#13;
lahan untuk pengolahan limbah, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui dilema yang terjadi dalam pengelolaan lingkungan di SITC. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan adalah metode gabungan kualitatif dan kuantitatif. &#13;
&#13;
Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen pedoman wawancara, kuesioner, &#13;
observasi lapangan dan studi dokumen. Pendekatan kualitatif dengan &#13;
menggunakan pedoman wawancara dan observasi lapangan untuk memperoleh &#13;
informasi tentang faktor- faktor yang mempengaruhinya. Pendekatan kuantitatif &#13;
dengan dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui pandangan masyarakat &#13;
terhadap keberadaan SITC, pengelolaan masalah sosial dan peran serta dalam &#13;
pengelolaan lingkungan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan lingkungan di SITC &#13;
tidak dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sisa proses produksi tahu &#13;
menjadi limbah yang menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama dari limbah &#13;
cair. Limbah cair tahu langsung dialirkan ke sungai tanpa proses pengolahan. Pada &#13;
limbah padat juga tidak dilakukan pengolahan. Namun, pencemaran lingkungan &#13;
dari limbah padat dapat lebih diminimalkan dengan dijual untuk pakan temak. &#13;
Limbah padat memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika diolah lebih lanjut. Dilema &#13;
pengelolaan lingkungan di SITC adalah : Dilema Etik, Dilema Efisiensi, Dilema &#13;
Kesetaraan, Dilema Kebebasan, Dilema Ketidakpastian dan Dilema Evaluasi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Lestari, Raden Ayu Mutiara Artha</note>
 <subject authority="">
  <topic>Dilema, Pengelolaan Lingkungan, Sentra Industri Ta</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Les d</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Les d/R.25.71</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700073</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.71)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Les d/R.25.71</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47271</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 04:28:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-20 08:17:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>