Detail Cantuman

Image of tata kelola mata air dikawasan karst citatah (studi kasus desa gunung masigit, kecamatan cipatat, kabupaten bandung barat)

 

tata kelola mata air dikawasan karst citatah (studi kasus desa gunung masigit, kecamatan cipatat, kabupaten bandung barat)


Pene1itian mengenai tata kelola mata air di kawasan karst Citatah telah dilakukan
pada bulan Januari - Juni 2013. Tujuan penelitian ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700115333.7 Yus t/R.25.165Perpustakaan Pusat (REF.165)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Yus t/R.25.165
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;194 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Yus t
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pene1itian mengenai tata kelola mata air di kawasan karst Citatah telah dilakukan
    pada bulan Januari - Juni 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
    tata kelola mata air yang saat ini dijalankan di Desa Gunungmasigit untuk
    kemudian merumuskan tata kelola mata air yang sesuai diterapkan di kawasan
    tersebut. Rumusan tersebut dikaitkan dengan kecukupan debit mata air terhadap
    kebutuhan air masyarakat dan nilai moneter mata air karst berdasarkan konsumsi
    air untuk kebutuhan domestik dan kegiatan pertanian sawah. Metode yang
    digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan gabungan antara
    kuantitatif dan kualitatif (mix method design sequence). Hasil penelitian
    menunjukkan bahwa nilai total debit mat a air pada lima kampung yang menjadi
    area penelitian di Desa Gunungmasigit melebihi nilai total kebutuhan air rumah
    tangga pada masing-masing kampung. Kebutuhan air pertanian sawah tidak
    seluruhnya dapat terpenuhi oleh debit mata air yang tersedia. Berdasarkan
    konsumsi air kebutuhan domestik, rata-rata biaya penggunaan air pada lima
    kampung tersebut adalah Rp. 5.721/kapita/hari. Rata-rata total biaya yang hams
    dikeluarkan oleh setiap kampung untuk kebutuhan air domestik adalah Rp.
    277.060.550/tahun. Nilai moneter untuk kebutuhan pertanian sawah tidak dapat
    dilakukan karena debit mata air tidak mencukupi kebutuhan air pertanian,
    disamping itu Desa Gunungmasigit belum memiliki sistem pembelian air bagi
    kebutuhan pertanian sawah. Tata kelola mata air yang dijalankan saat ini
    (existing) belum memenuhi kriteria-kriteria yang menjadi syarat bagi berjalannya
    mekanisme water good governance. Masih terjadi kesenjangan yang menghambat
    terwujudnya mekanisme tata kelola mata air yang berkelanjutan di kawasan karst
    Desa Gungungmasigit. Oleh karena itu strategi tata kelola mata air yang sesuai
    diterapkan di Desa Gunungmasigit adalah strategi ekspansi yang dilengkapi
    dengan strategi stabilitas dan rasionalisasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi