Detail Cantuman

Image of Kajian Vegetasi Dan Nilai Guna Langsung Hutan Mangrove Serta Arahan Strategi Pengelolaan Secara Berkelanjutan

 

Kajian Vegetasi Dan Nilai Guna Langsung Hutan Mangrove Serta Arahan Strategi Pengelolaan Secara Berkelanjutan


KAJIAN VEGETASI DAN NaAI GUNA LANGSUNG HUTAN
MANGROVESERTAARAHANSTRATEGIPENGELOLAANSECARA
BERKELANJUTAN

(Studi Kasus ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700023333.75 Yul k/R.25.207Perpustakaan Pusat (REF.207)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.75 Yul k/R.25.207
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    189 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.75 Yul k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KAJIAN VEGETASI DAN NaAI GUNA LANGSUNG HUTAN
    MANGROVESERTAARAHANSTRATEGIPENGELOLAANSECARA
    BERKELANJUTAN

    (Studi Kasus Kawasan Mangrove di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh
    Barat)

    ABSTRAK

    Penelitian tentang kondisi vegetasi dan nilai guna langsung hutan
    mangrove serta arahan strategi pengelolaan secara berkelanjutan dilatarbelakangi
    akibat adanya kerusakan ekosistem mangrove di Kabupaten Aceh Barat karena
    bencana tsunami pada tahun 2004. Penelitian ini telah dilakukan di Kecamatan
    Samatiga Kabupaten Aceh Barat pada bulan Juli sampai dengan Agustus tahun
    2013. Tujuan penelitian ini adalah : (1) mengkaji kondisi vegetasi hutan
    mangrove, (2) mengkaji nilai guna langsung kawasan mangrove, (3)
    merencanakan arahan strategi . pengelolaan secara berkelanjutan. Metode
    penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif Metode
    kuantitatif digunakan untuk mendapatkan data vegetasi hutan mangrove dengan
    penggunaan transek pada tiga lokasi pengambilan data serta nilai guna langsung
    kawasan tersebut melalui wawancara terstruktur dengan responden. Sedangkan
    metode kualitatif untuk mendapatkan data vegetasi hutan melalui observasi serta
    strategi pengelolaan secara berkelanjutan melalui wawancara semi tertsruktur
    dengan berbagai pihak yang terkait.

    Dari penelitian ini ditemukan 5 jenis tumbuhan mangrove yaitu
    Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Nypa fruticans, Sonneratia alba
    dan Acrostichum aureum. Kondisi kualitas lingkungan vegetasi pada kelas pohon
    secara umum di kawasan mangrove tersebut adalah kurang mantap dan termasuk
    katagori buruk dengan nilai skala 2 yang ditunjukkan oleh indeks keaneragaman
    jenis rata-rata sebesar HI 1,08. Nilai INP rata-rata tertinggi pada kelas pohon
    terdapat pada tumbuhan Nypa fruticans sebesar 124 % dan pada kelas pancang
    adalah Rizhophora apiculata sebesar 85.3 %. Indeks kesamaan jenis tertinggi
    terdapat pada kombinasi transek pertama dan kedua sebesar 85,7, sedangkan yang
    terendah terdapat pada kombinasi transek kedua dan ketiga sebesar 57,1.

    Dari perhitungan nilai guna langsung kawasan mangrove kecamatan
    Samatiga, didapatkan keuntungan bersih dari pemanfaatan kawasan tersebut
    sebesar Rp. 10.578.442,9,- per hektar/tahun. Strategi pengelolan mangrove secara
    berkelanjutan yang dapat dilakukan antara lain : a). memantapkan kebijakan
    bersama dalam pengelolaan mangrove. b). meningkatkan upaya rehabilitasi
    ekosistem mangrove, c). melaksanakan penyuluhan, pendidikan dan latihan
    tentang pengelolaan ekosistem mangrove kepada masyarakat, d). pemberdayaan
    kelompok masyarakat. e). mengembangkan kegiatan akua-forestry atau silvo­
    fishery.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi