Evaluasi Program Pembangunan Hutan Tanaman Rakyat Di Provinsi Jambi (Studi Kasus Di Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo)
PEMBANGUNANHUTANTAN RAKYAT
(HTR) DI PROVINSI JAMBI
sdi Desa Balai Rajo Kecamatan I Koto I1ir Kabupaten Tebo)
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700236 333.75 Can e/R.25.198 Perpustakaan Pusat (REF.198) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.75 Can e/R.25.198Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xvi,;143 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.75 Can eTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Candra, Ade -
PEMBANGUNANHUTANTAN RAKYAT
(HTR) DI PROVINSI JAMBI
sdi Desa Balai Rajo Kecamatan I Koto I1ir Kabupaten Tebo)
ABSTRAK
HTR merupakan pembangunan hutan tanaman a hutan produksi
oleh ke mpok masyarakat un k meningkatkan tensi dan kualitas
terseb dengan menerapkan silvikultur dal rangka menjamin
berdaya hutan. Penelitian ini bertujuan untuk m etahui bagaimana
elaksanaan program HTR ditinjau dari aspek r vansi, efektivitas,
keberlanjutan serta menganalisis kebijakan HT engan melihat isi
konteks implementasi HTR. Metode yang digu n pada penelitian
dalah ualitatif se ra dominan dan ditunjang deng n metode kuantitatif
urang dominan ya g bersifat analisis deskrip . eneliti ilakukan sekitar 6
bulan yakni dari bulan Juni - November 2 dimulai d ri tahap persiapan
I penelitian, pengumpulan data di lapangan dan pengolah data serta penulisan
s. Hasil penelitian menun n bahwa ~laksanaan progra mbangunan HTR
abupaten Tebo okasi penelitian) sud levan dengan tuhan dan sesuai
perencanaan, k aan kegiatan dan pemantauan atau I] endalian. Namun
asarkan ktivitas) laksanaan pencapaian tujuan dalam k tan HTR terutama
ran a peningkatan nsi areal HTR dan pemberday masyarakat belum
nuh berhasil keterlibatan masyarakat masi rendah. Dampak
ban HTR sud dirasakan oleh masyarakat (kelomp nil yakni adanya
. ngka elembagaan, peningkatan pola fikir dan men atkan keuntungan
omi. erdasarkan keberlanjutan maka egiatan pembangu TR di masa yang
Gaiitm! dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat an mengakomodir
getahuan I al yang dimiliki. Sementara proses i emetasi kebijakan
ko ks peng HTR di Kabupaten Tebo Provinsi bi belum berjalan
gan optimal. t analisis dengan teori Grindle 1980), kebijakan
bangun Hutan Tanaman Rakyat terdapat berbaga persoalan dalam
lementasi ilapan . Sec ra umum isi kebijak pemb nan HTR sudah
p baik namun dalam implementasi sebagian kuran sesuai engan kondisi dan
dilapangan, sehingg iperlukan perbaikan d ian implementasi
an HTR dengan kondisi sosial ekonomi masya empertimbangkan
pemerintah daerah .
. : HTR, relevansi, dampak, efektivitas, keberlanjutan
kebijakan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






