Strategi Adaptasi Nelayan Pantai Sibolga Terhadap Perubahan Lingkungan Wilayah Pesisir Kota Sibolga, Sumatera Utara
STRATEGI ADAPTASI NELAYAN PANTAI SmOLGA TERHADAP
PERUBAHAN LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR KOTA SmOLGA,
SUMATERA UTARA
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700279 333.7 Hut s/R.25.54 Perpustakaan Pusat (REF.54) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Hut s/R.25.54Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xiii,;169 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Hut sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Hutapea, Daud Daniel -
STRATEGI ADAPTASI NELAYAN PANTAI SmOLGA TERHADAP
PERUBAHAN LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR KOTA SmOLGA,
SUMATERA UTARA
ABSTRAK
Masyarakat nelayan memiliki po la adaptasi menyesuaikan dengan
ekosistem lingkungan fisik laut dan lingkungan sosial di sekitarnya, sehingga
perubahan lingkungan yang terjadi dapat mempengaruhi adaptasi yang dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan lingkungan pesisir
Sibolga, mengkaji dampak bagi nelayan dan menganalisis strategi adaptasi
nelayan dalam menghadapi perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode campuran antara kualitatif secara dominan dan kuantitatif kurang
dominan. Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh informasi secara
mendalam perubahan lingkungan wilayah pesisir dan strategi adaptasi nelayan
pantai Sibolga. Metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh informasi
karakteristik nelayan responden dengan ukuran sampel yang diambil sebanyak
87 KK yang berasal dari 65 KK nelayan perahu motor tempel dan 22 KK nelayan
perahu tanpa motor. Metode kuantitatif juga digunakan untuk memperoleh data
perubahan lingkungan wilayah pesisir. Analisis dalam penggabungan kedua
metode menggunakan analisis trianggulasi. Perubahan lingkungan wilayah pesisir
yang terjadi yaitu perubahan fisik pesisir pantai Sibolga yang dikarenakan
penimbunan, penambahan pemukiman dan pembangunan bangunan perikanan
yang mempengaruhi ekosistem laut; terjadi penurunan luasan terumbu karang,
mangrove dan padang lamun yang disebabkan; dan terjadi penurunan kualitas air
laut di sekitar perairan Sibolga. Strategi adaptasi nelayan pantai Sibolga dapat
dibedakan menjadi tiga aspek, yaitu. Strategi adaptasi sosial yaitu pembentukan
jaringan sosial, memobilisasi peran anggota keluarga, perubahan golongan
nelayan. Strategi adaptasi ekonomi terdiri dari menambah alat tangkap baru,
diversifikasi pekerjaan dan pengelolaan modal menangkap ikan. Strategi adaptasi
teknik menangkap ikan terdiri dari menaikkan kemampuan mesin kapal,
penggunaan teknologi, memperjauh wilayah penangkapan ikan, menambah lama
melaut, memperdalam kedalaman penangkapan ikan dan penggunaan alat bantu
penangkapan ikan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






