Pengaruh Pengelolaan Limbah Peternak Sapi Perah Terhadap Kondisi Lingkungan, Sosial, Dan Ekonomi Masyarakat (studi kasus di peternakan sapi perah kelurahan kebon pedes kota bogor)
PENGARUH PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI PERAH
TERHADAP KONDISI LlNGKUNGAN, SOSIAL, DAN EKONOMI
MASYARAKAT
(Studi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700169 333.7 And p/R.25.27 Perpustakaan Pusat (REF.27) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 And p/R.25.27Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xii,;97 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 And pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Andini, Winda Rahayu -
PENGARUH PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI PERAH
TERHADAP KONDISI LlNGKUNGAN, SOSIAL, DAN EKONOMI
MASYARAKAT
(Studi Kasus di Petemakan Sapi Perah Kelurahan Kebon Pedes Kota Bogor)
ABSTRAK
Pengelolaan limbah temak merupakan suatu aktifitas khusus yang
merupakan bagian dari suatu proses manajemen. Perencanaan pengelolaan limbah
merupakan bagian penting dalam program produksi petemakan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah petemakan sapi perah,
pengaruhnya terhadap kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi dan rekomendasi
pengelolaan limbah temak yang sesuai di petemakan sapi perah Kebon Pedes.
Penelitian ini dilakukan di petemakan sapi perah Kebon Pedes Kota Bogor pada
bulan Oktober sampai Desember 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitaif Metode kualitatif digunakan
untuk mengetahui pengelolaan yang dilakukan di petemakan sapi perah. metode
kuantitatif yang dilakukan adalah dengan pengukuran air sumur dan air sungai;
pengisian kuisioner oleh responden di wilayah petemakan; dan analisa ekonomi
dengan menggunakan Benefit Cost Analisis. Hasil penelitian menunjukan
pengelolaan yang dilakukan di petemakan sapi perah Kebon Pedes adalah
penanganan dan pengolahan; air sumur mengandung total bakteri Coliform
430MPNIl OOml, 40MPN/I00ml, 90 MPN/I00ml; nilai beban pencemar pada
lokasi pengambilan Titik III menunjukan nilai lebih besar dari lokasi Titik I; kasus
kejadian diare pada responden sebanyak \ 6%; dan hasil pengukuran BCA
menunjukkan nilai manfaat lebih besar dari nilai biaya, Rp.160.000.000,- > Rp.
24.000.000,-. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






