Ekoefisiensi Pada Sistem Produksi Peternakan Sapi Perah (studi kasus di PT Ultra Peternakan Bandung Selatan)
EKOEFISIENSI P ADA SISTEM PRODUKSI PETERNAKAN SAPI PERAH
(Studi Kasus di PT Ultra Petemakan Bandung Selatan)
ABSTRAK
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700206 333.7 Akb e/R.25.19 Perpustakaan Pusat (REF.19) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Akb e/R.25.19Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xii,;115 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Akb eTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Akbar, Muhammad Ali -
EKOEFISIENSI P ADA SISTEM PRODUKSI PETERNAKAN SAPI PERAH
(Studi Kasus di PT Ultra Petemakan Bandung Selatan)
ABSTRAK
Petemakan sapi perah memerlukan beberapa input sumber daya dalam
jumlah besar pada proses produksinya, sehingga dapat mengakibatkan berbagai
dampak lingkungan. Minimalisasi dampak lingkungan dan penggunaan sumber
daya alam dapat dilakukan dengan implementasi konsep ekoefisiensi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh konsep ekoefisiensi diterapkan pada
sistem produksi petemakan sapi perah di PT Ultra Petemakan Bandung Selatan
dan untuk mengetahui seberapa jauh konsep ekoefisiensi di PT Ultra Petemakan
Bandung Selatan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi secara ekonomi.
Penelitian dilakukan di PT Ultra Petemakan Bandung Selatan dari tanggal 12
Februari 2013 - 18 Februari 2013 dan di Barcelona Farm sebagai pembanding
dari tanggal 19 Februari 2013 - 25 Februari 2013. Metode penelitian yang
digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk
mengetahui alur proses produksi dan peralatan yang digunakan. Pendekatan
kuantitatif digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan pakan, air, energi,
limbah cair (manur dan air si sa pembersihan kandang), dan nilai ekonomi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa PT Ultra Petemakan Bandung Selatan lebih
ekoefisien dibandingkan Barcelona Farm dalam penggunaan pakan, penggunaan
air, dan produksi limbah, tetapi tidak ekoefisien dalam penggunaan listrik, bahan
bakar minyak, dan ekonomi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






