Detail Cantuman

Image of Kajian Gerakan Penggunaan Botol Air Minum Untuk Mereduksi volume Sampah Botol Kemasan Plasik di Lingkungan Sekolah (studi kasus di SMA Trinitas)

 

Kajian Gerakan Penggunaan Botol Air Minum Untuk Mereduksi volume Sampah Botol Kemasan Plasik di Lingkungan Sekolah (studi kasus di SMA Trinitas)


KAJIAN GERAKAN PENGGUNAAN BOTOL AIR MINUM
UNTUK MEREDUKSI VOLUME SAMP AH

BOTOL KEMASAN PLASTIK DI LINGKUNGAN SEKOLAH

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700171333.7 Sus k/R.25.152Perpustakaan Pusat (REF.153)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Sus k/R.25.152
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;166 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Sus k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KAJIAN GERAKAN PENGGUNAAN BOTOL AIR MINUM
    UNTUK MEREDUKSI VOLUME SAMP AH

    BOTOL KEMASAN PLASTIK DI LINGKUNGAN SEKOLAH
    (Studi Kasus di SMA Trinitas)

    ABSTRAK

    Penelitian tentang kajian gerakan penggunaan botol air minum untuk mereduksi
    volume sampah botol kemasan plastik di lingkungan sekolah, studi kasus di SMA
    Trinitas, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat telah dilakukan pada bulan April
    sampai dengan Juni 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas
    gerakan penggunaan botol air minum untuk mereduksi sampah botol kemasan
    plastik di lingkungan sekolah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
    efektifitas gerakan penggunaan botol air minum .

    Metode yang digunakan adalah metode dominan kuantitatif less dominan
    kualitatif. PengumpuJan data dilakukan dengan wawancara kepada 134 responden
    yang merupakan siswa kelas XII SMA Trinitas tahun ajaran 2012/2013, observasi
    lapangan dan studi kepustakaan. Analisis efektivitas kegiatan menggunakan
    teknik prosentase. Variabel-variabel penelitian meliputi variabel input, proses dan
    output.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan penggunaan betel air minum
    cukup efektif yaitu sebesar 73,51 persen dan berdampak positif terhadap reduksi
    sampah botol kemasan plastik di lingkungan sekolah dengan efektivitas tinggi
    sebesar 94,62 persen. Faktor-faktor pendukung gerakan penggunaan botol air
    minum diantaranya adalah frekuensi sosialisasi kegiatan yang sering dan
    terencana, sikap siswa yang kooperatif, serta kuatnya kebersamaan antar peserta.
    Faktor-faktor yang menghambat gerakan diantaranya pemantauan kegiatan yang
    kurang efektif, peraturan sekolah yang tidak konsisten, dan fasilitas yang kurang
    mendukung.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi