Detail Cantuman

Image of Kegiatan Ekstraksi Kayu bakar Dari Taman Nasional Way kambas Untuk Pemenuhan Energi Rumah Tangga

 

Kegiatan Ekstraksi Kayu bakar Dari Taman Nasional Way kambas Untuk Pemenuhan Energi Rumah Tangga



Masyarakat pedesaan di negara-negara berkembang telah sejak lama
menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan energi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700097333.7 Rak k/R.118Perpustakaan Pusat (REF.118)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Rak k/R.118
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;143 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Rak k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Masyarakat pedesaan di negara-negara berkembang telah sejak lama
    menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan energi rumah
    tangga mereka. Akan tetapi, kegiatan ekstraksi kayu bakar dari kawasan hutan
    konservasi dapat mengancam eksistensi hutan jika tanpa pengendalian yang baik.
    Salah satu kawasan hutan konservasi yang menjadi sumber kayu bakar bagi
    masyarakat di sekitarnya adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di
    Provinsi Lampung, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) pola
    ekstraksi kayu bakar oleh masyarakat sekitar TNWK dan faktor-faktor yang
    mempengaruhi nya, (2) dampak ekstraksi kayu bakar yang dilakukan masyarakat
    terhadap vegetasi TNWK, dan (3) upaya pengelolaan TNWK yang paling tepat di
    waktu yang akan datang berkaitan dengan adanya ekstraksi kayu bakar oleh
    masyarakat.

    Penelitian ini dilakukan pada dua desa, Labuhan Ratu VI dan Labuhan Ratu
    VII, yang berbatasan langsung dengan TNWK pada bulan Mei - Agustus 2012
    melalui wawancara dan survai dengan informan dan responden terpilih serta
    survai dan analisis vegetasi hutan TNWK. Metode penelitian dan analisis data
    menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif secara komplementer dengan
    disain dominant less dominant.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) masyarakat di sekitar TNWK
    melakukan ekstraksi kayu bakar dari dalam kawasan TNWK dengan
    menggunakan pola-polaekstraksi yang berbeda-beda sebagai akibat perbedaan­
    perbedaan dalam kondisi dan letak desa, (2) jarak ke kawasan hutan, jarak ke
    sumber energi substitusi, tingkat pendapatan, luas lahan yang dimiliki, jumlah
    anggota rumah tangga, dan umur kepala rumah tangga adalah beberapa faktor
    yang mempengaruhi tingkat ekstraksi kayu bakar dari kawasan TNWK, (3)
    dikedua desa, aktivitas ekstraksi kayu bakar menimbulkan perubahan tingkat
    keanekaan dan kemerataan jenis pada tingkat vegetasi muda seperti tiang dan
    pancang, (4) upaya pencegahan, kerjasama dengan para pemangku kepentingan,
    pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyediaan sumber energi biomassa dan
    kayu bakar altematif di desa sekitar hutan serta legalisasi pemanfaatan kayu bakar
    secara terbatas di dalam kawasan TNWK adalah beberapa upaya yang
    direkomendasikan mampu mencegah dan mengurangi tingkat ekstraksi kayu
    bakar di TNWK beserta dampak negatif nya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi