Detail Cantuman

Image of Potensi Kulit Pisang : Teknologi Fermentasi Untuk Bahan Pakan Ikan

Text  

Potensi Kulit Pisang : Teknologi Fermentasi Untuk Bahan Pakan Ikan


NOOR ARIDA F AUZANA. Fermentasi Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana
Colla) oleh Jamur dan Bakteri serta Aplikasi Produknya untuk Bahan Pakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100202639 fAU F/R.15.77Perpustakaan Pusat (REF.15.77)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    639 fAU F/R.15.77
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxviii,;319 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    639 Fau f
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • NOOR ARIDA F AUZANA. Fermentasi Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana
    Colla) oleh Jamur dan Bakteri serta Aplikasi Produknya untuk Bahan Pakan Ikan
    Tambakan (Helostoma temminckii c.V) .dibawah bimbingan ProfDr.Ir.H.
    Sl..JKAYA SASTRAWIBA\VA, SU, Dr.Dra.RATU SAFITRI, M.S dan Dr.Ir.
    AB UN, MP.

    Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kulit pisang kepok produk
    fermentasl sebagai bahan pakan, memperoleh formula pakan dengan penggunaan
    kulit pisang produk fermentasi serta mengetahui efeknya terhadap pertumbuhan
    ikan tambakan.

    Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu Tahap I adalah isolasi
    dan identifikasi isolat jamur dan bakteri asal kulit pisang yang berpotensi
    mendegradasi selulosa kulit pisang, penelitian dilakukan secara deskriptif Tahap
    II adalah fermentasi kulit pisang oleh bakteri dan j amur secara tunggal dan
    konsorsium pada berbagai dosis dan waktu inkubasi. Tahap III adalah pengujian
    produk fermentasi dalam formulasi pakan yang dapat meningkatkan pertumbuhan
    ikan tambakan. Penelitian tahap Il dilakukan secara deskriptif-eksperimental
    dengan pola Rancangan Acak Lengkap faktorial, sedangkan tahap III
    menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Ferrnentasi kulit pisang ini
    menggunakan Bacillus licheniformis, Bacillus megaterium, Aspergillus terre us
    dan Aspergillus oryzae, yang berasal dari kulit pisang serta Trichoderma viride
    dan Rhizopus oligosporus merupakan koleksi Laboratorium Mikrobiologi
    Universitas Padjadjaran.

    Hasil fermentasi kulit pisang oleh kultur tunggal dan konsorsium pada
    berbagai dosis dan waktu inkubasi menunjukkan bahwa fermentasi oleh kultur
    tunggal Bacillus licheniformis dengan dosis inokulum 5% selama masa inkubasi
    5 hari menghasilkan kadar gula pereduksi sebesar 36,5%, jumlah mikroba
    sebesar 21,03 x 107 CFU/g, dan Dextrose Equivalent 47,62. Hal ini juga didukung
    oleh peningkatan nilai protein tertinggi sebesar 47,33% dengan kadar protein
    14,07, menurunkan kadar lemak sebesar 50% dengan kadar lemak 2,47% ,
    menurunkan serat kasar sebesar 31,86% dengan kadar serat kasar 13,11%,
    menurunkan kadar lignin sebesar 31,86% dengan kadar lignin 8,47%,
    menurunkan kadar selulosa sebesar 15,22% dengan kadar selulosa 8,08%, dan
    menurunkan kadar tanin sebesar 82,90% dengan kadar tanin 0,165%. Selama
    fermentasi berlangsung nilai pH 6,5 dan suhu 35,7°C.

    Hasil penelitian penggunaan kulit pisang produk ferrnentasi dalarn
    formulasi pakan ikan menunjukkan bahwa penggunaan produk fermentasi sebesar
    10% efisien meningkatkan pertumbuhan mutlak ikan tambakan sebesar 43,15 g
    dan rasio konversi pakan 1,50 dibandingkan dengan pakan kontrol yaitu
    pertumbuhan mutlak sebesar 21,14 g dan rasio konversi pakan 2,52.

    v

    --~ - - ------ - ---_._---

    Penggunaan kulit pisang produk fermentasi sampai 25% dalam formulasi
    pakan dapat meningkatkan pertumbuhan ikan tambakan sebesar 42,81g dan rasio
    konversi pakan 1,503 lebih baik dibandingkan dengan pakan tanpa penggunaan
    kulit pisang produk fermet;ttasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi