
Text
Formulasi Krim Antiakne dengan Minyak Atsiri Daun Beluntas (Pluchea Indica Less).
Sehubungan dengan pemanfaatan bahan alam sebagai bahan aktif dalam kosmetika tradisional, telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan krim antiakne ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021011000019 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1150Penerbit : ., 2001 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1150Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Sehubungan dengan pemanfaatan bahan alam sebagai bahan aktif dalam kosmetika tradisional, telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan krim antiakne dengan minyak atsiri daun beluntas (Pluchea indica Less.) serta pengujian aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus.
Minyak atsiri daun beluntas (Pluchea indica Less.) yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penyulingan daun beluntas kering, dan sediaan krim antiakne yang dibuat mengandung minyak atsiri daun beluntas sebesar 0,43 %, 048 %, dan 0,53 % v/v.
Pengujian stabilitas fisik sediaan yang meliputi stabilitas warna, bau, dan homogenitas, menunjukkan tidak adanya perubahan selama waktu penyimpanan. Sedangkan viskositas dan pH sediaan meningkat seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan tetapi masih memenuhi persyaratan pH yang dapat diterima kulit. Pengujian aktivitas antibakteri krim menunjukkan krim dengan konsentrasi minyak atsiri daun beluntas (Pluchea indica Less.) sebesar 0,48 % dan 0,53 % v/v memberikan daerah hambat terhadap Staphylococcus aureus, dan daya antibakteri sediaan mengalami penurunan selama waktu penyimpanan. Uji iritasi sediaan yang dilakukan terhadap sukarelawan menunjukkan sediaan aman untuk digunakan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






