Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Aktivitas Antibakteri dari Media Sabourand Cair yang diperkaya dengan Infus Kacang Kedelai dan telah diInokulasikan dengan dengan Jamur Tempe (Rhizofus sp).


Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri dari media sabouraud cair yang diperkaya dengan infus kacang kedelai dan telah diinokulasikan dengan jamur ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021011000006Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1136
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1136
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri dari media sabouraud cair yang diperkaya dengan infus kacang kedelai dan telah diinokulasikan dengan jamur tempe (Rhizopus sp.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Shigella dysentriae, E. coli dan Bacillus Subtilis koleksi PT. Biofarma Bandung. Dan jamur tempe (Rhizopus sp.) yang digunakan dalam penelitian ini adalah kultur murni Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae koleksi Laboratorium Mikrobiologi ITB.
    Hasil uji aktivitas terhadap media yang diinokulasikan dengan kedua jamur tersebut menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap ke empat bakteri tersebut, yang bermakna dengan adanya variasi dosis (50 ml, 75 ml, dan 100 ml) yang digunakan (dengan p<0,05).
    Hasil uji aktivitas antibakteri dari media jamur R. oligosporus dengan menggunakan variasi dosis 50 ml, 75 ml, dan 100 ml memberikan aktivitas tertinggi terhadap bakteri Shigella dysentriae dengan dosis 100 ml.
    Media yang diinokulasikan dengan jamur R. oligosporus memberikan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi daripada media yang diinokulasikan dengan jamur R. oryzae.
    Perbandingan aktivitas antara media R. oligosporus dengan standar Chloramfenicol 25 mg/ml menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi. Sedangkan media yang diinokulasikan dengan jamur R. oryzae memberikan aktivitas yang lebih rendah dari pada standar Chloramfenicol dengan dosis 25 mg/ml.
    Hasil uji spektrofotometri Infra merah menunjukkan kemungkinan golongan senyawa yang dihasilkan adalah protein, hal ini didukung dengan adanya getaran khas pada gelombang 3600 - 4600cm-1 (ulur -NH) dari isolat-isolat yang dihasilkan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi