
Text
Peranan Kelompok dalam Mendukung Pengembangan Kapasitas Wanita Pedesaan (Studi Kasus pada Kelompok Pengolahan Susu di Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Propinsi Jawa Barat)
Pengembangan kapasitas merupakan upaya yang dilakukan wanita
pedesaan untuk mengembangkan kualitas diri secara berkelanjutan dalam
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan SKR000181 Skr.5491 Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil Skr.5491Penerbit Fapet Unpad : Sumedang., 2016 Deskripsi Fisik xii, 77 hlm.: ilus.; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 331.4Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Fani Kariena Herfina -
Pengembangan kapasitas merupakan upaya yang dilakukan wanita
pedesaan untuk mengembangkan kualitas diri secara berkelanjutan dalam
melaksanakan usaha. Kelompok menjadi wadah untuk membantu wanita
pedesaan dalam proses pengembangan kapasitas. Penelitian ini dilaksanakan di
Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat
pada bulan Mei 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peranan kelompok
dalam mendukung pengembangan kapasitas wanita pedesaan terhadap aspek
pengolahan susu sapi dan untuk mengetahui pengembangan kapasitas yang
dilakukan wanita pedesaan terhadap aspek pengolahan susu sapi. Metode yang
digunakan adalah studi kasus melalui pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur.
Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok berperan dalam
mendukung pengembangan kapasitas wanita pedesaan melalui perannya sebagai
kelas belajar, sebagai unit produksi, serta kelompok sebagai unit usaha dan peran
sebagai wahana kerjasama. Pengembangan kapasitas wanita pedesaan di
Kelurahan Cipageran dinilai cukup baik karena adanya motivasi di setiap
kelompok, pengembangan kreativitas dalam produk olahan susu dan secara
eksternal mendapat bantuan pelatihan, modal, peralatan dari pihak instansi terkait
serta bimbingan dari SMD (Sarjana Membangun Desa).
Kata Kunci : Peranan Kelompok, Pengembangan Kapasitas, Wanita
Pedesaan -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






