Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh 2,4-Dikhlorofenoksiasetat (2,4-D) terhadap Induksi Kalus dan Penambahan Zat Pengatur Tumbuh Benzyl Adenine (BA) terhadap Induksi Kalus Embriogenik Rumput Gajah Varieta Hawai (Pennisetum purpureum cv.Hawaii) (In Vitro)


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi 2,4-D yang baik
digunakan untuk induksi kalus dan konsentrasi BA yang baik digunakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR000176Skr.5489Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.5489
    Penerbit Fapet Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 90 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    633.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi 2,4-D yang baik
    digunakan untuk induksi kalus dan konsentrasi BA yang baik digunakan untuk
    induksi kalus embriogenik rumput gajah varietas Hawaii (Pennisetum purpureum
    cv. Hawaii). Objek penelitian ini adalah rumput gajah varietas Hawaii (Pennisetum
    purpureum cv. Hawaii) yang berumur ± 90 hari (3 bulan). Penelitian ini terdiri dari
    2 tahap, yaitu tahap induksi kalus dan induksi kalus embriogenik. Level konsentrasi
    2,4-D yang diuji adalah 0, 1, 2, 3, 4, dan 5 mg/L sebagai T1, T2, T3, T4, T5, dan
    T6 dan level konsentrasi BA yang diuji adalah 0; 0,1; 0,3; 0,5; 0,7; dan 0,9 mg/L
    sebagai T1, T2, T3, T4, T5, dan T6. Rancangan yang digunakan adalah rancangan
    acak lengkap dengan 6 perlakuan dan 10 kali ulangan. Data dianalisis statistik
    dengan Sidik Ragam dan apabila terdapat perbedaan antar perlakuan diuji lanjut
    dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil analisis kualitatif pada warna dan tipe
    kalus tahap pertama, warna putih kekuningan sebanyak 30% dan tipe kalus remah
    sebanyak 67% dihasilkan oleh perlakuan T4. Pada tahap kedua hasil analisis
    kualitatif pada warna kalus embriogenik dan jumlah embrio somatik, warna kalus
    putih kehijauan sebanyak 20% dan jumlah embrio somatik 17 dihasilkan pada
    perlakuan T6. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan penambahan 2,4-D
    pada level konsentrasi 3 mg/L dapat menginduksi kalus rumput gajah varietas
    Hawaii dan penambahan BA pada level konsentrasi 0,9 mg/L dapat menginduksi
    kalus embriogenik rumput gajah varietas Hawaii.
    Kata kunci : 2,4-dikhlorofenoksiasetat, induksi kalus, benzyl adenine, induksi kalus
    embriogenik, rumput gajah
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi