
Skripsi
Kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap Desa Karangsong Kabupaten Indramayu
Latar belakang penelitian ini adalah karena ketertarikan penulis untuk mengetahui pelaksanaan kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan ...
-
Tidak ada salinan data
-
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 KAR 25/2019Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xv, 123 hlm.: ilus.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Karlina -
Latar belakang penelitian ini adalah karena ketertarikan penulis untuk mengetahui pelaksanaan kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap di Desa Karangsong. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap Desa Karangsong Kabupaten Indramayu belum berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam tentang bagaimana kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap Desa Karangsong Kabupaten Indramayu. Teori yang digunakan adalah teori Huxham dan Vangen tentang dimensi kolaborasi agar dapat berjalan dengan baik ada enam dimensi yaitu managing aims, compromise, communication, democracy and equality, power and trust, determination, commitment and stamina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik pengolahan data yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan terakhir mengambil kesimpulan. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pengujian keabsahan data dengan cara triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap Desa Karangsong Kabupaten Indramayu belum berjalan dengan baik karena belum memenuhi syarat sebuah kolaborasi yang baik. Ada beberapa alasan yang menyebabkan kolaborasi ini belum berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari managing aims masih ada kendala-kendala yang membuat pelaksanaan kolaborasi ini belum bisa berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan dan belum bisa memenuhi tujuan yang diinginkan bersama, proses kompromi dalam kolaborasi ini sudah dilakukan walaupun belum secara optimal, komunikasi yang terjalin antar pihak yang terlibat belum berjalan secara efektif, masih lemahnya komitmen dari pemerintah terkait pengembangan kawasan minapolitan Desa Karangsong. Simpulan dari hasil pembahasan yang penulis lakukan bahwa kolaborasi dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap Desa Karangsong belum terlaksana sesuai dengan teori kolaborasi dari Huxham dan Vangen.
Kata kunci : Kolaborasi, Pengembangan, Minapolitan, Perikanan tangkap, Desa Karangsong.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






