Detail Cantuman

Image of Kesadaran kolektif masyarakat dalam pengelolaan kebersihan lingkungan : studi pada masyarakat di Sekitar Aliran Sungai Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang

Skripsi  

Kesadaran kolektif masyarakat dalam pengelolaan kebersihan lingkungan : studi pada masyarakat di Sekitar Aliran Sungai Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang


Kebersihan lingkungan menjadi masalah yang sulit diatasi di Indonesia, khususnya daerah aliran sungai. Umumnya, sungai dijadikan tempat pembuangan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170710150002301 REZ 12/2019Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 7)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 REZ 12/2019
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 95 hlm.: ilus.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kebersihan lingkungan menjadi masalah yang sulit diatasi di Indonesia, khususnya daerah aliran sungai. Umumnya, sungai dijadikan tempat pembuangan sampah bahkan pembuangan limbah. Hal ini mengakibatkan sungai tercemar, bau, bahkan banjir. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kesadaran kolektif masyarakat sekitar aliran sungai dalam pengelolaan kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui kegiatan reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, kesadaran kolektif masyarakat disekitar aliran sungai dalam pengelolaan kebersihan lingkungan dipengaruhi oleh aspek volume, intensitas, determinasi, isi. Aspek volume menunjukkan, masyarakat memiliki nilai-nilai gotongroyong tetapi sudah jarang dilakukan, aturan-aturan terkait kebersihan lingkungan tidak bersifat mengikat dan respon masyarakat kurang baik. Aspek intensitas menunjukkan, adanya program-program dari pemerintah tentang kebersihan lingkungan tetapi sudah jarang dilakukan, program-program dari lembaga lokal belum ada. Aspek determinasi menunjukkan tidak adanya kejelasan dari lembaga lokal berupa kerjasama dan strategi agar masyarakat melakukan kegiatan kebersihan lingkungan. Aspek isi menunjukkan, ketua RW/RT sangat berpengaruh dalam menciptakan kebersihan lingkungan, tetapi respon masyarakat kurang baik dan mementingkan kehidupan individu. Simpulan, di lokasi penelitian kesadaran kolektif masyarakat dalam kebersihan lingkungan sungai dikategorikan rendah, dilihat dari aspek volume, intensitas, determinasi, isi.

    Kata kunci : Kesadaran Kolektif, Kebersihan Lingkungan, Masyarakat, Daerah Aliran Sungai.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi