Skripsi
Implementasi Program Indonesia Pintar pada jenjang sekolah menengah pertama di Kabupaten Bogor
Skripsi ini menggambarkan mengenai implementasi Program Indonesia Pintar pada jenjang sekolah menengah pertama di Kabupaten Bogor. Latar belakang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110150016 351 WUL 11/2019 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 1) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 WUL 11/2019Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xvi, 113 hlm.: ilus.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Wulan Tresna Jelentik -
Skripsi ini menggambarkan mengenai implementasi Program Indonesia Pintar pada jenjang sekolah menengah pertama di Kabupaten Bogor. Latar belakang dari penulisan skripsi ini adalah ketertarikan penulis melihat kondisi pendidikan di Kabupaten Bogor dan untuk mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan agar implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) pada jenjang sekolah menengah pertama dapat berhasil dijalankan, dimana adanya program tersebut bertujuan untuk peningkatan akses dan layanan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga miskin serta mencegah terjadinya putus sekolah (drop out). Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif yang bertujuan menganalisis dan menjelaskan faktor yang menentukan keberhasilan dan penghambat dalam implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) pada jenjang sekolah menengah pertama di Kabupaten Bogor. Secara garis besarnya Implementasi Program Indonesia Pintar Pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bogor belum sepenuhnya berhasil, sebab masih ada beberapa faktor implementasi kebijakan yang belum berhasil diimplemetasikan dan terkendala oleh faktor penghambat yang dihadapi seperti belum meratanya penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai Program Indonesia Pintar (PIP), belum memiliki data ketaatan terkait permasalahan dan penanganan-penanganan seperti apa yang telah dilakukan, terbatasnya kewenangan yang diberikan untuk menjalankan program sehingga beberapa permasalahan belum sepenuhnya dapat diatasi secara optimal, kegiatan pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) belum dilakukan oleh dinas sosial dan belum dibuatnya tim manajemen Program Indonesia Pintar (PIP) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor serta belum adanya koordinasi yang dijalankan antara Dinas Pendidikan dengan Dinas Sosial di Kabupaten Bogor hal itu dikarenakan tidak adanya dukungan program pendampingan daerah sejenis dengan Program Indonesia Pintar (PIP) yang dianggarkan oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan belum adanya peraturan yang mengatur mengenai koordinasi yang harus dilakukan oleh kedua instansi tersebut. Penulis memberikan sedikit kontribusi dalam bentuk saran untuk mengatasi permasalah tersebut dimana diharapkan terdapat sosialisasi yang dilakukan secara menyeluruh dan merata kepada masyarakat umum, adanya pembuatan program pendampingan sejenis Program Indonesia Pintar (PIP) oleh pemerintah daerah agar dapat melakukan pembentukkan tim khusus yang membantu dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP), serta diharapkan dengan adanya program pendampingan tersebut dapat dilakukannya koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial di Kabupaten Bogor untuk mengatasi permasalahan Program Indonesia Pintar (PIP) yang dilakukan secara bersama.
Kata kunci : Implementasi Program, Program Indonesia Pintar , Sekolah Menengah Pertama. Kartu Indonesia Pintar.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






