Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Perempuan dan Nafkah (Studi tentang Sumber, Akses dan Strategi Penghidupan Buruh Tani Perempuan di Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis)


Penelitian ini membahas sumber nafkah yang dapat diakses oleh buruh tani
perempuan dan strategi penghidupan yang dilakukan untuk mengakses ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510150001301 MEL 8/2019Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 5)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 MEL 8/2019
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 MEL 8/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini membahas sumber nafkah yang dapat diakses oleh buruh tani
    perempuan dan strategi penghidupan yang dilakukan untuk mengakses sumber
    nafkah di Desa Sagalaherang, Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam
    penelitian ini adalah kualitatif-etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan
    dengan cara pengamatan terlibat, wawancara mendalam, dan studi arsip. Survey
    kualitatif digunakan untuk memperoleh informasi dasar mengenai rumah tangga
    buruh tani perempuan.
    Hasil penelitiannya adalah: (1) sumber nafkah buruh tani perempuan berasal dari
    pertanian dan non pertanian. Pertanian merujuk pada pekerjaan menggarap lahan
    sawah milik sendiri dan milik orang lain. Serta kerja non pertanian merujuk pada
    pekerjaan yang diciptakan sendiri (ngabilik dan ngagula), bekerja sebagai buruh
    perumahan, buruh konveksi dan memelihara hewan ternak milik sendiri. (2) akses
    buruh tani perempuan berupa mengolah lahan milik orang lain, menjalin
    hubungan sosial dengan tuan tanah dan mengolah aset yang dimiliki oleh rumah
    tangganya. (3) strategi penghidupan yang dilakukan oleh buruh tani perempuan
    adalah mengkombinasikan akses kerabat dan patronase, melanggengkan
    hubungan dengan tuan tanah, menyimpan pasokan cadangan makanan dan
    menggabungkan kepemilikan lahan. Faktor yang mempengaruhi strategi
    penghidupan yang dilakukan adalah (1) usia, (2) jender, (3) komposisi anggota
    keluarga, (4) ada atau tidak tersedianya sumber penghidupan di desa, dan (5)
    kemajuan teknologi.
    Kesimpulannya, buruh tani perempuan melakukan kerja-kerja pertanian maupun
    non-pertanian pada dasarnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah
    tangga. Sumber nafkahnya merupakan pendapatan utama (janda) dan pendapatan
    kedua rumah tangga setelah pendapatan suami (kepala keluarga). Pendapatan
    tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak dan
    kebutuhan dapur.
    Kata kunci : perempuan, tenaga kerja pertanian, nafkah, petani, Jawa Barat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi