
Skripsi
Organisasi Produkrsi Pabrik Genteng di Desa Pinangraja Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka
Organisasi Produksi Pabrik Genteng dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya sistem
produksi pertanian meliputi tata guna lahan, aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170510150014 301 MEL 9/2019 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 5) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 MEL 9/2019Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 MEL 9/2019Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Melati Dewiyana -
Organisasi Produksi Pabrik Genteng dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya sistem
produksi pertanian meliputi tata guna lahan, aktivitas produksi pertanian padi, hubunganhubungan agraria mencakup penguasaan lahan, hubungan kerja. Adapun faktor lain yang
mempengaruhinya yaitu sarana produksi meliputi alat dan bahan, tenaga kerja, dan siklus
pertanian di sawah. Skripsi ini membahas tentang bagaimana organisasi produksi pabrik
genteng di Desa Pinangraja, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Metode yang
digunakan dalam proses pengumpulan data di lapangan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan terlibat
dan tidak terlibat, wawancara, studi dokumen dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi pabrik genteng dipengaruhi oleh Struktur
sosial di pedesaan dan sistem kekerabatan yang berlaku di wilayah penelitian. Struktur sosial
di pedesaan dilihat berdasarkan kekayaan dan kepemilikan tanah yang berhubungan dengan
ketersediaan bahan baku di Desa Pinangraja. Sedangkan sistem kekerabatan dipengaruhi oleh
hubungan-hubungan sosial yang terjalin sehingga tenaga kerja yang diorganisir berdasarkan
hubungan teman, tetangga, dan ikatan kerabat. Faktor selanjutnya adalah pengaruh musim
terhadap produksi genteng terbagi menjadi dua yaitu musim produksi pertanian diawali masa
penanaman hingga masa panen, sejalan dengan musim hujan.
Kesimpulannya, organisasi produksi pabrik genteng pada dasarnya tidak terlepas dari
hubungan sosial yang saling mempengaruhi satu sama lain. diawali dari kepemilikan pabrik
atau pengelolaannya diwariskan secara turun-temurun, begitupun buruh pabrik yang terlibat
didalamnya didasarkan oleh hubungan sosial yang sudah terjalin seperti teman, tetangga, dan
ikatan kerabat yang diperolah atas ikatan darah dan perkawinan.
Kata Kunci : Organisasi produksi, industri kecil di pedesaan, sistem kekerabatan, pabrik
genteng, Jawa Barat -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






