Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Intervensi Rusia Dalam Krisis Ukraina : Security Dilemma Di Kawasan Laut Hitam Dalam Perspektif Offensive Realism


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif dari tindakan intervensi Rusia
dalam krisis Ukraina dalam perspektif offensive realism dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210150012327 SUL 42/2019Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 SUL 42/2019
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 SUL 42/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif dari tindakan intervensi Rusia
    dalam krisis Ukraina dalam perspektif offensive realism dan juga untuk menemukan
    apa yang terjadi akibat dari intervensi oleh Rusia terhadap perimbangan kekuatan di
    kawasan Laut Hitam dan juga hal – hal lainnya yang ditimbulkan akibat dari anekasi
    Krimea oleh Rusia.
    Rusia sebagai sebuah Negara great power terus mengalami ancaman terhadap
    keamanan nasionalnya akibat dari pertumbuhan dari kekuatan NATO yang semakin
    hari semakin mengancam perbatasan Rusia. Ancaman terbaru terhadap Rusia adalah
    rencana dari Ukraina untuk mengambil kebijakan yang lebih condong kepada Uni
    Eropa dan anti – Rusia. Hal ini diperparah dengan pembicaraan – pembicaraan
    tentang keingingan Ukraina untuk bergabung dengan NATO yang terjadi di Warsaw
    pada tahun 2008. Hal ini memaksa Rusia untuk bertindak untuk mencegah Ukraina
    menjadi ancaman yang serius bagi Rusia di masa depan. Ancaman bagi Rusia ini
    dalam teori offensive realism disebut dengan konsep security dilemma. Teori
    offensive realism menyebutkan bahwa salah satu karakteristiknya adalah negara –
    negara cenderung akan melakukan tindakan agresif untuk mencapai tujuannya.
    Kesempatan ini terjadi pada tahun 2014 dimana Ukraina mengalami krisis yang
    memecah belah rakyatnya menjadi 2 yakni yang pro- Rusia dan pro – Eropa. Dalam
    penelitian ini, peneliti mengkaji tindakan intervensi Rusia ini dengan menggunakan
    metode kualitatif deskriptif.
    Dari penelitian ini ditemukan penyebab Rusia melakukan intervensi adalah untuk
    menjaga hegemoninya di kawasan Laut Hitam dan juga pengaruhnya atas Ukraina.
    Kata Kunci : Intervensi, Agresif, Dampak, Offensive Realism, Security Dilemma.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi