Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Peran Korps Wanita TNI sebagai Pasukan Pemeliharaan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Humanitarian Assistance di Lebanon


Perang merupakan salah satu bagian dari sejarah dunia dan fenomena penting di
Hubungan Internasional, sejak berakhirnya perang dingin konflik ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210150026327 ZUL 34/2019Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 ZUL 34/2019
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 ZUL 34/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perang merupakan salah satu bagian dari sejarah dunia dan fenomena penting di
    Hubungan Internasional, sejak berakhirnya perang dingin konflik semakin
    kompleks karena konflik tidak hanya terjadi antar-negara melainkan juga intranegara sehingga aktor-non negara memiliki peran penting termasuk pasukan
    perdamaian yang dinaungi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
    Indonesia merupakan salah satu negara kontributor dalam mengirimkan pasukan
    perdamaian yang tergabung atas Kontingen Garuda dengan anggota Tentara
    Nasional Indonesia (TNI). Dalam melakukan operasi perdamaian, Indonesia juga
    telah melibatkan partisipasi perempuan yang didasari oleh resolusi Dewan 1325
    tahun 2006 oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dari Pasukan Perdamaian
    perempuan Indonesia yang tergabung atas Kontingen Garuda yaitu Korps Wanita
    TNI yang telah dikirimkan ke misi perdamaian di negara Lebanon dengan konsep
    Peacekeeping Operations dan Humanitarian assistance. Penelitian ini berusaha
    untuk mendeskripsikan tentang peran dari Wanita TNI pada bantuan kemanusiaan
    yang mana hal tersebut telah menjadi bagian penting dalam operasi perdamaian
    sejak resolusi 1701 tahun 2006 yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan
    Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam upaya mengkaji masalah ini, peneliti
    menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara,
    studi pustaka dan penelusuran daring.
    Penelitian ini menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh Wanita TNI dalam
    peacekeeping operations telah dibutuhkan dalam bantuan kemanusiaan melalui
    kerja sama sipil-militer dengan masyarakat lokal sehingga terciptanya lingkungan
    yang aman baik terutama untuk perempuan dan anak-anak.
    Kata kunci: Humanitarian assistance, Indonesia, Kontingen Garuda, Lebanon,
    Wanita TNI
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi