Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERAN UNDP INDONESIA TERHADAP PELIBATAN MASYARAKAT ADAT DI KALIMANTAN TENGAH MELALUI PROGRAM REDD+ TAHUN 2010 – 2015


Perubahan iklim dikarenakan deforestasi menjadi isu kontroversial yang
menarik perhatian internasional. Pembentukan organisasi internasional ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210150077327 DIV 33/2019Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 DIV 33/2019
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 DIV 33/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perubahan iklim dikarenakan deforestasi menjadi isu kontroversial yang
    menarik perhatian internasional. Pembentukan organisasi internasional terkait
    mitigasi perubahan iklim menyediakan wadah bagi negara-negara untuk berkumpul
    dan berdiskusi guna memecahkan permasalahan perubahan iklim secara bersama.
    United Nations Development Programme atau UNDP sebagai organisasi
    internasional yang berurusan langsung dengan mitigasi perubahan iklim melalui
    strategi REDD+ untuk membantu negara-negara berkembang dalam mengurangi
    emisi gas karbon melalui pengelolaan hutan yang baik. Indonesia sebagai salah satu
    negara berkembang menjadi tujuan dari pelaksanaan REDD+. Program REDD+ di
    Indonesia dilaksanakan pada 12 provinsi, salah satunya adalah Kalimantan Tengah.
    Pelaksanaan program REDD+ di Kalimantan Tengah memerlukan keterlibatan
    penuh dari masyarakat adat yang tinggal di sekitar Kawasan hutan tersebut. Namun,
    pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat di lapangan masih menjadi isu
    kompleks yang menghambat proses pelaksanaan REDD+ di Kalimantan Tengah.
    Maka dari itu, riset ini bertujuan untuk mengidentifikasikan peran UNDP Indonesia
    sebagai organisasi internasional dalam program REDD+ untuk membantu
    pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan nasional untuk merealisasikan
    pelibatan masyarakat adat. Riset ini akan menggunakan metode kualitatif dengan
    pendekatan peran organisasi internasional oleh Clive Archer. Selain itu, penelitian
    ini juga menggunakan konsep Civil Society untuk membantu memahami
    keterlibatan masyarakat adat dalam program REDD+. Temuan dalam riset ini
    adalah UNDP Indonesia sebagai organisasi internasional telah menjalankan
    perannya sebagai instrumen bagi kepentingan pemerintah Indonesia untuk
    merealisasikan keterlibatan masyarakat adat dalam program REDD+ untuk
    mengurangi emisi gas akibat deforestasi di Indonesia.
    Kata Kunci: Masyarakat Adat, Organisasi Internasional, REDD+, UNDP
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi