
Skripsi
Penyelesaian sengketa antara Filipina dan China terkait perbedaan klaim status pulau di Kepulauan Spratly
Sengketa antara Filipina dan China mengenai Kepulauan Spratly didasarkan pada perbedaan klaim pada status pulau di Kepulauan Spratly. Oleh karena itu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210150050 327 YOE 19/2019 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 2) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 YOE 19/2019Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xiv,104 hlm., 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Yoel Agustheo Rinding -
Sengketa antara Filipina dan China mengenai Kepulauan Spratly didasarkan pada perbedaan klaim pada status pulau di Kepulauan Spratly. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan klaim antara Filipina dan China terkait status pulau Kepulauan Spratly. Periset menggunakan kerangka UNCLOS sebagai rezim utama yang menyediakan prosedur penyelesaian sengketa klaim antara Filipina dan China. Dalam memahami posisi UNCLOS dalam sengketa, riset ini menggunakan teori rezim internasional dengan pendekatan berbasis kepentingan. Metode riset yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan perbandingan klaim antara Filipina dan China. Riset ini menemukan bahwa ada perbedaan antara China dan Filipina dalam mengakui status Kepulauan Spratly diantaranya adalah dalam pendekatan mereka terhadap klaim masing-masing dan ketidaksepakatan dalam penerapan mekanisme penyelesaian sengketa dibawah UNCLOS.
Kata kunci : China, Filipina, Kepulauan Spratly, Perbedaan Klaim, Penyelesaian Sengketa, UNCLOS.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






