
Skripsi
Sosialisasi Nilai-Nilai Islam Di Kalangan Pengurus Dewan Kemakmuran Mushola Fisip Unpad
Penelitian ini membahas tentang Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Jatinangor sebagai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170710120038 301 YAT 36/2016 Perpustakaan Fisip Unpad (7) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 YAT 36/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 YAT 36/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penelitian ini membahas tentang Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Jatinangor sebagai lembaga dakwah fakultas yang mensosialisasikan nilai-nilai Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode sosialisasi yang digunakan dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai di kalangan pengurus DKM serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari sosialisasi tersebut. Landasan teoritis dari penelitian ini adalah konsep mengenai metode sosialisasi Abu Ahmadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terbuka, observasi partisipasi, dokumentasi serta analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sosialisasi nilai-nilai Islam kepada pengurus DKM. Sosialisasi nilai-nilai Islam di kalangan pengurus DKM dilakukan dengan metode ganjaran dan hukuman, metode didactic teaching, dan metode pemberian contoh. Sosialisasi dengan metode ganjaran dan hukuman, pengurus DKM mendapatkan ganjaran jika perilakunya baik atau dapat diterima oleh pengurus yang lain. Begitupun sebaliknya, pengurus DKM mendapatkan hukuman jika perilakunya kurang baik. ganjaran yang diberikan berupa ganjaran nonmaterial, yaitu penyematan reward untuk staf terbaik dan departemen terbaik. Sedangkan hukuman yang diberikan berupa hukuman sosial, yaitu teguran dan peringatan dari pengurus yang lain. Adapun metode didactic teaching, yaitu pengajaran kepada para pengurus DKM mengenai nilai-nilai Islam, yaitu tanggung jawab, disiplin, dan toleransi. Pengajaran tersebut dilakukan melalui kegiatan DKM. Sedangkan metode pemberian contoh, pengurus inti memberikan contoh kepada staf pengurus agar menjadi pengurus DKM yang baik.
Kata kunci: Gerakan dakwah kampus, Metode sosialisasi, Nilai-nilai Islam
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






