
Skripsi
Interaksi Sosial Pada UKM Unit Pecinta Budaya Minangkabau (UPBM) Unpad di Jatinangor
Penelitian yang berjudul Interaksi Sosial Pada UKM Unit Pecinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD di Jatinangor membahas mengenai bentuk interaksi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170710120021 301 ANN 15/2016 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 7) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 ANN 15/2016Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 ANN 15/2016Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Annisya Humaira -
Penelitian yang berjudul Interaksi Sosial Pada UKM Unit Pecinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD di Jatinangor membahas mengenai bentuk interaksi sosial UKM Unit Pecinta Budaya Minangkabau (UPBM) UNPAD. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana bentuk interaksi yang terjadi di dalam UPBM baik proses assosiatif maupun dissosiatif. Pendekatan menggunakan kualitatif, penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terbuka, observasi non partisipan, dokumentasi serta analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, interaksi sosial dan intensitas pertemuan yang sering ini menimbulkan hubungan yang solid antar anggota sehingga mereka bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama di UPBM, selain itu juga tidak menutup kemungkinan terjadinya suatu kontravensi dan juga persaingan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa UPBM memiliki bentuk interaksi sosial, proses assosiatif dan dissosiatif. Adapun bentuk interaksi sosial assosiatif ditandai dengan adanya kerjasama dalam melaksanakan program kerja dan melestarikan budaya, akomodasi atau penyelesaian masalah yang dilakukan dengan kompromi, toleransi dan mediasi. Sedangkan bentuk interaksi sosial disosiatif ditandai dengan adanya persaingan yang bersifat positif yang bertujuan untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan diri serta persaingan dalam pemilihan ketua kemudian adanya kotravensi yang dikarenakan adanya perbedaan pendapat, perselisihan dalam kepengurusan dan faktor dari diri pribadi, namun tidak berkepanjangan karena adanya sikap toleransi. Kata kunci: UPBM, Interaksi Sosial, Proses Assosiatif, Proses Dissosiatif. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






