
Skripsi
Aanalisis Pelaksanaan Pelatihan Quality Control Circle Leader Pada Karyawan PT. Krakatau Steel Cilegon
Karyawan memiliki peranan yang penting bagi kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan melakukan berbagai cara untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170610080001 561 KAR 53/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (5) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 561 KAR 53/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 561 KAR 53/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Karyawan memiliki peranan yang penting bagi kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan melakukan berbagai cara untuk memiliki karyawan yang berkualitas. Dengan demikian diadakanlah program pelatihan bagi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana proses pelaksanaan pelatihan Quality Control Circle (QCC) Leader pada karyawan PT. Krakatau Steel. Penelitian dilakukan di Pusdiklat (Pusat Pendidikan dan Pelatihan) PT. Krakatau Steel. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah pelatihan Quality Control Circle (QCC) Leader. Pelaksanaan pelatihan Quality Control Circle (QCC) Leader meliputi persiapan yaitu analisis kebutuhan pelatihan dan membuat buku P3T (Program Panduan Pelatihan Terpadu), pelaksanaan pelatihan yaitu mendesain pelatihan, membuat RPP (Rancangan Pelaksanaan Pelatihan), pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pelatihan. Kesimpulan yang diambil dalam penelitian ini adalah pelatihan Quality Control Circle (QCC) Leader yang dilaksanakan oleh PT. Krakatau Steel terlaksana dengan baik walaupun ada beberapa kendala yang dihadapi seperti terbatasnya ruang kelas yang mengakibatkan tumpang tindihnya jadwal pelaksanaan pelatihan Quality Control Circle (QCC) Leader dengan pelatihan lain sehingga terjadi perubahan jadwal pelatihan dari yang sebelumnya telah direncanakan. Selain itu juga kurangnya antusiasme karyawan dalam mengikuti pelatihan mengakibatkan pelaksanaan pelatihan tidak berjalan dengan kondusif. Saran yang direkomendasikan penulis adalah pihak perusahaan (PT. Krakatau Steel) perlu meningkatkan kematangan perencanaan pelatihan dengan memerhatikan sarana dan prasarana yang dimiliki sehingga tidak terjadi perubahan jadwal pelatihan yang tiba – tiba. Selain itu dalam mempersiapkan penyampaian materi pelatihan untuk peserta sebaiknya lebih ditingkatkan dengan melihat kondisi karyawan sehingga karyawan semangat untuk mengikuti pelatihan.
Kata kunci : Pelatihan, Quality Control Circle
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






