
Skripsi
Sister City Kota Bandung dengan Kota Kawasaki dalam Menghadapi Isu Lingkungan Hidup
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sister city antara Kota Bandung dengan Kota Kawasaki dalam bidang lingkungan hidup. Kota Bandung ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210120115 327 ERW 79/2018 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 2) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 ERW 79/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xix, 115 hlm., 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Erwinsyah Akbar Ranto -
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sister city antara Kota Bandung dengan Kota Kawasaki dalam bidang lingkungan hidup. Kota Bandung telah beberapa kali melakukan kerjasama sister city dengan beberapa kota dari berbagai negara. Kota Bandung juga pernah melakukan kerjasama sister city dengan beberapa kota di Jepang, diantaranya dengan Kota Hamamatsu dan Kota Toyota, dimana salah satu bidang kerjasamanya adalah lingkungan hidup. Namun, kerjasama sister city yang dikhususkan pada bidang lingkungan hidup merupakan yang pertama kali bagi Kota Bandung dan hal ini dilaksanakan dengan Kota Kawasaki. Metode Penelitian Kualitatif dari Christopher Lamont digunakan penulis untuk mendeskripsikan fenomena sister city antara kedua kota. Penulis menggunakan konsep kerjasama transgovernmental, aktor sub nasional, dan sister city untuk menguraikan proses kerjasama yang terjadi antara kedua kota yang merupakan aktor sub nasional dan membahas isu global dalam kerjasama yang dilakukan oleh keduanya. Penulis juga menggunakan berbagai jenis dokumen dari berbagai sumber dalam mendukung penelitian yang dilakukan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara Kota Bandung dengan Kota Kawasaki dilakukan melalui transfer technology dan transfer knowledge dalam bidang lingkungan hidup yang dilaksanakan dalam bentuk berbagai workshop dan kerja lapangan. Kedua kota melakukan kerjasama karena memiliki beberapa kemiripan dalam bidang geografi, demografi, sejarah kondisi lingkungan, serta kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup. Kerjasama kedua kota terhambat oleh terbatasnya anggaran yang dimiliki oleh kedua kota, perbedaan budaya serta bahasa, dan jarak antara kedua kota yang cukup jauh. Meski demikian, kedua kota tetap berusaha untuk mencapai hasil yang maksimal dalam kerjasama yang dilakukan.
Kata kunci : Kota Bandung, Kota Kawasaki, aktor sub nasional, perpindahan teknologi, lingkungan hidup, sister city.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






