Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Tradisi Munggahan Pada Masyarakat Desa Dano Kec. Leles Kabupaten Garut


Skripsi ini menjelaskan mengenai bagaimana masyarakat Desa Dano melakukan tradisi munggahan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Ramadhan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510110016301 MIR 30/2015Perpustakaan Fisip Unpad (4)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 MIR 30/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 MIR 30/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skripsi ini menjelaskan mengenai bagaimana masyarakat Desa Dano melakukan tradisi munggahan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Ramadhan sebagai bulan suci bagi umat Islam disambut dengan gembira. Bagi masyarakat Desa Dano, tradisi ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT yang telah mempertemukan mereka kembali dengan bulan Ramadhan. Berbagai aktivitas dilakukan oleh masyarakat Desa Dano diantaranya adalah bersilaturahmi, kuramasan, ngadulag bedug, ngabedahkeun balong, peupeuncitan, mawakeun dan botram.
    Metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif . Metode ini dipilih untuk menghasilkan bentuk deskriptif kata-kata tertulis ataupun lisan dari orang dan perilaku yang dapat diamati . Sumber data yang dikumpulkan berasal dari objek , tempat , peristiwa , informan dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi , wawancara , dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel yang dipilih ialah purposive sampling.
    Tradisi munggahan adalah wujud dari warisan budaya yang masih tetap dijaga dan dipertahankan. Walaupun hari ini masyarakat Desa Dano telah mengalami berbagai macam perubahan namun masyarakat masih tetap mempertahankan tradisi munggahan tersebut. Hal ini terjadi karena tradisi munggahan memiliki fungsi-fungsi penting bagi masyarakat. Oleh sebab itu masyarakat masih tetap mempertahankan tradisi tersebut.
    Kata Kunci : Tradisi, Munggahan, Ramadhan, Fungsi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi