
Skripsi
Kebudayaan Warga Banjir Permanen (studi tentang adaptasi kultural warga dalm merespon bencana banjir di kampung apung kelurahan kapuk jakrta barat)
Penelitian ini merupakan kajian tentang respon warga terhadap bencana banjir di
wilayah Kampung Apung, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Kampung ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170510090007 301 ALF 21/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (5) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 301 ALF 21/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 ALF 21/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penelitian ini merupakan kajian tentang respon warga terhadap bencana banjir di
wilayah Kampung Apung, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Kampung Apung merupakan
salah satu wilayah di Kelurahan Kapuk yang rawan akan bencana banjir dan juga
merupakan wilayah terparah mengalami bencana banjir. Bencana banjir tersebut
merupakan aktifitas rutin warga Kampung Apung karena banjir di wilayah ini terjadi
sepanjang tahun. Namun, dengan kondisi seperti itu masih terdapat warga yang bermukim
pada wilayah tersebut. Dengan demikian, warga harus memiliki sistem adaptasi yang
sesuai dalam menyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif, dimana data yang dihimpun dideskripsikan dan disajikan dalam bentuk
narasi terperinci dan mendalam. Waktu yang dilakukan dalam penelitian ini antara bulan
Juni sampai dengan bulan Desember, waktu tersebut dipilih karena pada saat itulah banjir
dengan titik terendah hingga tertinggi terjadi di wilayah Kampung Apung. Penelitian ini
menggunakan teknik pengumpulan data dengan tiga cara, yakni pangamatan atau
observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun hasil temuan penilitian ini
mengemukakan bahwa banjir di wilayah ini terjadi akibat kualitas lingkungan yang tidak
baik. Respon warga Kampung Apung dalam menghadapi bencana banjir permanen ini
bertumpu pada aspek kebudayaan yang mereka pranatakan sehingga meresapi perilaku
mereka secara umum. Respon atas bencana yang telah terjadi ini dilakukan oleh warga
Kampung Apung berdasar pada pengetahuan dan pengalaman yang akhirnya mampu
dikonversikan menjadi aktifitas kebencanaan sehingga dapat membantu warga untuk
dapat berkehidupan dalam kondisi bencana. Dengan demikian, bencana banjir yang
dialami ini memunculkan suatu kebudayaan baru bagi warga Kampung Apung, karena
kebudayaan mereka senantiasa mengikuti segala bentuk perubahan yang terjadi pada
lingkungan tempat tinggal mereka.
Kata kunci : Kampung Apung, banjir permanen, respon adaptif, reproduksi
kebudayaan
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






