Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Strategi Pemerintah Kota Bandung dalam Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung Tahun 2011-2017


Kawasan perkotaan seringkali disebut sebagai pusat pembangunan infrastruktur. Namun dibalik berbagai pembangunan infrastuktur disuatu perkotana, ada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170410130044320 MUS 56/2018Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 4)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 MUS 56/2018
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 150 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kawasan perkotaan seringkali disebut sebagai pusat pembangunan infrastruktur. Namun dibalik berbagai pembangunan infrastuktur disuatu perkotana, ada permasalahan lain yang akan muncul, yaitu permasalahan ekosistem lingkungan yang akan berdampak pada kualitas kesehatan di lingkungan tersebut. Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai salah satu elemen penyeimbang ekosistem perkotaan yang harus ada di suatu kota saat ini masih jauh dari angka standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, hal itupun terjadi di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan RTH yang terjadi di kota Bandung pada tahun 2011-2016 serta mengetahui strategi pemenuhan RTH yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2017-2018, dengan metode penelitian kualitatif, pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data secara wawancara dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang ditetapkan Pemerintah Kota Bandung dalam pemenuhan luasan RTH tahun 2011-2016 belum berjalan dengan maksimal, luas RTH yang ada saat ini stagnan di angka 12% dan tidak ada peningkatan signifikan yang disebabkan oleh adanya beberapa faktor penghambat yang muncul. Meskipun tujuan yang ditetapkan sudah sesuai dengan apa yang menjadi harapan, faktor lingkungan yang ada masih memiliki ancaman yang kuat, oleh karena itu Pemerintah Kota Bandung membutuhkan landasan yang sangat kuat sesuai dengan arahan yang telah diberikan pemerintah pusat namun tetap memberikan ruang adaptif, alhasil tindakan yang dilakukan saat ini ada dua kegiatan, yaitu penyerahan PSU dan inventarisir dan sertifikasi aset lahan Pemkot yang belum terdata, meskipun hingga ini masih belum berjalan dengan maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pemerintah kota Bandung belum berjalan dengan efektif dan efisien di karenakan oleh minimnya potensi lahan dan peraturan yang belum sempurna, perlu adanya perbaikan peraturan, koordinasi dan kegiatan terobosan yang mendukung untuk pemenuhan RTH di Kota Bandung.

    Kata kunci : Strategi pemerintah, Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi