
Skripsi
Gerakan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng dalam Melawan Pembangunan PT. Semen Indonesia di Rembang
Hadirnya PT. Semen Indonesia ke Rembang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat Tegaldowo terkait ancaman rusaknya ekologis Pegunungan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170810140038 320 NIS 30/2018 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 8) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 320 NIS 30/2018Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik xviii, 88 hlm.; 29,7 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nisa Fadhila -
Hadirnya PT. Semen Indonesia ke Rembang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat Tegaldowo terkait ancaman rusaknya ekologis Pegunungan Kendeng. Masyarakat desa tersebut mencoba melawan dengan bersatu membentuk sebuah gerakan yang dinamakan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK). Penelitian ini menggunakan teori tahapan gerakan sosial Christiansen yang bertujuan untuk menganalisis proses gerakan JMPPK dalam melawan pembangunan PT. Semen Indonesia melalui tahapantahapan gerakan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan para anggota JMPPK, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perlawanan JMPPK terhadap pembangunan PT. Semen Indonesia hanya melewati dua tahapan, yakni emerge dan coalescene yang diawali dengan munculnya keresahan kolektif terhadap rencana pembangunan PT. Semen Indonesia yang diinisiasi beberapa masyarakat, kemudian gerakan ini melakukan aksi protes, doa bersama, aksi teatrikal, audiensi ke berbagai instansi pemerintahan yang relevan, berjejaring, serta melakukan gugatan di pengadilan. Melalui strategi-strategi yang dilakukan, JMPPK telah mampu membuat perbedaan yang dilihat dari capaian advokasi yang mereka dapatkan dan mendorong perubahan bagi pihak perusahaan. Ketika melihat gerakan sosial, penting untuk melihat bahwa tahapan gerakan sosial Christiansen tidak selalu berlaku untuk setiap gerakan sosial. Dalam hal ini JMPPK tidak masuk ke dalam tahap bureaucratization secara sempurna. Selain itu, terdapat faktor penghambat yang dilalui oleh JMPPK, mulai dari melewati kasus hukum, medan politik, pro kontra warga Desa Tegaldowo, dan kriminalisasi warga.
Kata kunci : gerakan sosial, pembangunan pabrik semen, JMPPK.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






