
Skripsi
Upaya Pemberdayaan Seniman Tradisional Sunda Oleh Pemerintah Daerah Tahun 2014
Penelitian ini berjudul “Upaya Pemberdayaan Seniman Tradisional Sunda Oleh Pemerintah Daerah Tahun 2014, Studi Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170410090011 320 FAI 91/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (4) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 320 FAI 91/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 FAI 91/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penelitian ini berjudul “Upaya Pemberdayaan Seniman Tradisional Sunda Oleh Pemerintah Daerah Tahun 2014, Studi Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Dalam Memberdayakan Seniman Alat Musik Bambu”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak meratanya pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terhadap seniman alat musik bambu di Kota Bandung sehingga menyebabkan adanya seniman yang tidak terberdayakan.
Objek dalam penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang notabene memiliki kewenangan untuk melakukan pemberdayaan terhadap seniman alat musik bambu di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan objek penelitian, berdasarkan fakta di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa permasalahan dalam proses pemberdayaan yaitu sosialisasi yang tidak menyeluruh, kurangnya komunikasi dan koordinasi, kurangnya kontribusi masyarakat sekitar, pelatihan dan pembinaan tidak jelas pelaksanaannya padahal peraturan terkait sudah berjalan hampir dua tahun, terdapat dominasi karena pemberian bantuan tidak menyeluruh, dan tidak adanya pengawasan dari pemerintah, serta tidak adanya sikap pro aktif dari sebagian seniman alat musik bambu.
Kesimpulan bahwa pemberdayaan yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung menjadi kurang optimal sehingga perlu adanya sosialisasi yang menyeluruh, komunikasi dan koordinasi diperkuat, pengawasan dari pemerintah dan seniman harus lebih pro aktif.
Kata Kunci: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Pemberdayaan, Pemerintah, Seniman alat musik bambu
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






