Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) Oleh Dinas Perumahan,Penataan Ruang Dan Kebersihan Kabupaten Bandung


Penelitian ini berjudul “ Faktor- faktor yang mempengaruhi implementasi
program perbaikan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) oleh Dinas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170410110002320 DEN 69/2015Perpustakaan Fisip Unpad (4)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 DEN 69/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 DEN 69/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini berjudul “ Faktor- faktor yang mempengaruhi implementasi
    program perbaikan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) oleh Dinas Perumahan,
    Penataan Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung ( Studi di Kecamatan
    Banjaran Kabupaten Bandung tahun 2014)”. Hal yang melatarbelakangi penelitian
    ini adalah banyaknya perumahan masyarakat khususnya di Kecamatan Banjaran
    yang kondisinya tidak layak huni shingga membutuhkan tindakan dari pemerintah
    Kabupaten Bandung untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui program
    perbaikan rumah tidak layak huni.
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
    Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, dan studi lapangan
    melalui metode wawancara dan dokumentasi. Obyek penelitiannya adalah Dinas
    Perumahan, Penataan Ruang dan Kebersihan serta di wilayah Kecamatan Banjaran.
    Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan yang
    dilakukan terkait perbaikan rumah tidak layak huni sudah sesuai dengan kriteria
    yang ditentukan oleh dinas Perumahan, Penataan Ruang dan Kebersihan Kabupaten
    Bandung. Tetapi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program
    perbaikan rumah tidak layak huni tidak berjalan dengan baik.
    Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerima bantuan
    perbaikan rumah tidak layak huni sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh
    dinas. Tetapi pada implementasinya program ini belum berjalan dengan baik. Hal
    tersebut dapat dilihat pada komunikasi yang dilakukan antar pihak kurang efektif
    serta pemanfaatan sumber daya yang yang belum optimal.
    Kata Kunci: implementasi, program perbaikan Rutilahu
    ix
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi