
Skripsi
Strategi pemecahan masalah dalam penyelenggaraan konflik sosial akibat pembangunan waduk jatigede
ABSTRAK Jurusan Ilmu Pemerintahan Tahun 2015
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik sosial yang terjadi di antara Pemerintah dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170410100101 320 ELM 5/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (4) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 320 ELM 5/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 ELM 5/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK Jurusan Ilmu Pemerintahan Tahun 2015
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik sosial yang terjadi di antara Pemerintah dan OTD pembangunan Waduk Jatigede akibat adanya permasalahan-permasalahan sosial yang belum terselesaikan sejak lama dalam pembangunan Waduk Jatigede. Sumber permasalahan utama yang menjadi pemicu konflik sosial ini, yaitu masalah ganti rugi pembebasan lahan, relokasi penduduk, dan relokasi situs budaya. Meneliti strategi pemecahan masalah yang dilakukan oleh SAMSAT Penanganan Dampak Sosial dan Lingkungan Pembangunan Waduk Jatigede akan memberikan gambaran tentang bagaimana proses penyelesaian konflik sosial yang dilakukan oleh SAMSAT dalam menyelesaikan konflik sosial akibat pembangunan Waduk Jatigede.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa SAMSAT Penanganan Dampak Sosial dan Lingkungan Pembangunan Waduk Jatigede menyelesaikan konflik sosial dengan menggunakan strategi pemecahan masalah. SAMSAT melakukan upaya penciptaan kerjasama, penciptaan keseimbangan kekuatan, dan upaya penciptaan Perceived Common Ground (PCG) di antara Pemerintah dan OTD pembangunan Waduk Jatigede dalam menyelesaikan konflik sosial yang terjadi.
Simpulanya, penyelesaian konflik sosial yang dilakukan oleh SAMSAT Penanganan Dampak Sosial dan Lingkungan Pembangunan Waduk Jatigede dianggap belum maksimal, sehingga upaya-upaya untuk meningkatkan efektifitas dan memanfaatkan peluang-peluang yang mendukung tercapainya penyelesaian konflik perlu dilakukan.
Kata Kunci: strategi pemecahan masalah, penyelesaian konflik sosial
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






