
Skripsi
Pelayanan Soaial Penyandang Disabilitas Oleh Balai Rehabilitasi Penyandang Cacat (BRSPC) Jawa Barat
Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat (BRSPC) Jawa Barat”. Penanganan penyandang disabilitas sebagai PMKS dapat dilakukan melalui sistem panti atau ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170310090026 362 DED 18/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (3) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 362 DED 18/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 DED 18/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat (BRSPC) Jawa Barat”. Penanganan penyandang disabilitas sebagai PMKS dapat dilakukan melalui sistem panti atau lembaga sosial, akan tetapi keterbatasan jumlah panti menjadi permasalah baru di Indonesia. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan populasi penyandang cacat terbesar, maka BRSPC sebagai pelaksana teknis daerah Jawa Barat perlu mengoptimalkan pelayanan sosial yang diberikan untuk penyandang cacat untuk membina mereka menjadi seseorang yang berkualitas, befungsi secara sosial, dan memiliki keterampilan sesuai minat dan bakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan mendeskripsikan proses pelayanan sosial yang dilakukan oleh BRSPC sesuai dengan standar mutu pelayanan sosial panti yang terdiri dari beberapa aspek, yaitu; 1) tahap pendekatan awal, 2) tahap assessment, 3) tahap perencanaan pelayanan, 4) tahap pemberian pelayanan, dan 5) tahap evaluasi dan terminasi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode observasi non partisipatif, sehingga informasi yang didapatkan menggambarkan keadaan secara detail dan mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada lima narasumber yang mengetahui dan terlibat didalam proses pelayanan sosial BRSPC .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelayanan sosial yang dilakukan oleh BRSPC terdapat beberapa kendala atau hambatan di tiap tahapan proses pelayanannya. Peneliti menemukan hambatan yang mendasar dalam proses pelayanan sosial yang dilaksanakan oleh BRSPC yaitu pada tahap sosialisasi program dan penjangkauan calon klien, sehingga peneliti mempunyai rekomendasi agar dapat mengoptimalkan tahap sosialisasi program dan penjangkauan calon klien kepada petugas di Kabupaten/Kota yang nantinya akan memaksimalkan proses pelayanan sosial yang dilakukan oleh BRSPC.
Peneliti memiliki plan of treatment dalam bentuk kegiatan Workshop Strategi sosialisasi program dan penjangkauan calon klien kepada petugas di level Kabupaten/Kota, yang diharapkan nantinya membantu petugas di Kabupaten/Kota untuk menyampaikan informasi pelayanan sosial yang dilakukan BRSPC dan menjangkau calon klien secara tepat sasaran dan sesuai dengan syarat dan kriteria yang telah ditetapkan oleh BRSPC
Kata Kunci : Proses Pelayanan Sosial, Penyandang Disabilitas, Standar Mutu Pelayanan Sosial ii
ABSTRACT
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






