
Skripsi
Koordinasi dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Ciputat Kota Tanggerang Selatan
Penelitian ini berjudul “Koordinasi dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Ciputat Kota Tanggerang Selatan”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170110110039 351 MUH 86/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (Rak 1) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 351 MUH 86/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 MUH 86/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Muhammad Rasyid Ridha -
Penelitian ini berjudul “Koordinasi dalam Pengelolaan Sampah di Pasar Ciputat Kota Tanggerang Selatan”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan sampah yang belum dapat ditangani oleh Pemerintah Kota Tanggerang Selatan. Salah satu penyumbang jumlah sampah terbesar di Tanggerang Selatan adalah Pasar Tradisional. Pasar Ciputat dipilih berdasarkan penilaian P1 yang dilakukan oleh Kementrian Lingkungan Hidup pada tahun 2013-2014 untuk memberikan piala adipura di Provinsi Banten. Dari penilaian tersebut Pasar Ciputat mendapatkan nilai terendah dibandingkan pasar-pasar tradisional lain di Provinsi Banten dengan penilaian 54,02. Salah satu yang menjadi indikator penilaian terebut adalah pengelolaan sampah. Padahal dalam pengelolaan sampah di pasar tersebut Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman sudah dibantu oleh Kelompok Swadaya Masyarakat, dan hanya dipasar tersebutlah yang terdapat pihak ke tiga dalam pengelolaan sampah di seluruh pasar tradisional di Tanggerang Selatan. Sehingga dari fenomena tersebut identifikasi masalahnya adalah mengapa koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanggerang Selatan dalam pengelolaan sampah di Pasar Ciputat tidak berjalan dengan efektif?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tentang koordinasi yang dilakukan pemerintah Kota Tanggerang Selatan dalam pengelolaan sampah Di Pasar Ciputat Kota Tanggerang Selatan serta untuk mengetahui hambatan dan juga masalah yang dihadapi Pemerintah Kota Tanggerang Selatan dalam melakukan koordinasi. Dalam melakukan analisis penulis menggunakan teknik koordinasi efektif dari Bose (2012). Penelitian in menggunakan metode penelitian kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Informan terdiri dari Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanggerang Selatan, Kelompok Swadaya Masyarakat, PD Pasar Ciputat, Petugas teknis dalam pengumpulan dan pengangkutan sampah di Pasar Ciputat, dan terakhir pedagang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa koordinasi dalam pengelolaan sampah di Pasar Ciputat belum berjalan efektif dikarenakan belum terjabarnya tujuan pengelolaan sampah secara jelas, tidak adanya kesamaan target-target yang ingin di capai, tidak adanya SOP dalam pengelolaan sampah yang menyebabkan terjadinya overlapping wewenang dalam pengelolaan sampah. Saran membuat target pengelolaan sampah yang dilakukan oleh DKPP dan juga KSM, membuat SOP dalam koordinasi pengelolaan sampah di Pasar Ciputat, membuat TPS 3 R di sekitar Pasar Ciputat, dan terakhir melakukan koordinasi dengan lurah atau camat di sekitar Pasar Ciputat dalam pembuatan TPS 3R. Kata kunci: Pasar Ciputat, Koordinasi, Pengelolaan sampah -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






