Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Upaya Amerika Serikat Untuk Menghentikan Perkembangan Program Nuklir Iran Pada Masa Pemerintahan Mahmoud Ahmadinejad Periode Pertama 2005-2009


Hubungan internasional pada hakikatnya terus mengalami kemajuan dari
awal kemunculannya sebagai sebuah fenomena. Begitu pun dengan sistem

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210100091327 YOG 144/2015Perpustakaan Fisip Unpad (2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 YOG 144/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 YOG 144/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Hubungan internasional pada hakikatnya terus mengalami kemajuan dari
    awal kemunculannya sebagai sebuah fenomena. Begitu pun dengan sistem
    internasional yang berlaku, setiap sistem internasional yang berlaku akan
    memaksa masing-masing negara melakukan kebijakan luar negeri yang strategis
    demi menjamin kepentingan nasionalnya terus terjaga, apalagi saat sistem itu
    berada pada situasi yang anarki.
    Sistem internasional yang anarki menjadikan negara-negara harus bekerja
    keras membangun kekuatannya sehingga keamanannya akan terus terjaga,
    disamping adanya kepentingan nasional yang melatarbelakangi pembangunan
    kapabilitas power nya terutama di bidang militer dan persenjataan.
    Karena maraknya perlombaan pembangunan kekuatan, menjadikan banyak
    negara saling merasa terancam dan mengalami dilema keamanan (security
    dilemma). Apalagi kemunculan Iran di bawah kepemimpinan Ahmadinejad yang
    mengalami perkembangan militer yang cukup pesat, ditambah memiliki fasilitas
    nuklir, menjadi ancaman yang cukup serius di negara sekitarnya, terutama Israel
    yang dikenal selama ini sering bersitegang dengan Iran.
    Sebagai sekutu utama Israel sekaligus untuk mempertahankan
    hegemoninya di Timur Tengah, Amerika Serikat merasa bertanggung jawab untuk
    setidaknya mengurangi potensi agresivitas Iran dalam melanjutkan program
    nuklirnya. Amerika Serikat sendiri tidak ingin muncul hegemoni regional baru di
    Timur Tengah karena bisa mengancam keberlangsungan banyak programnya di
    Timur Tengah, baik terkait penempatan pangkalan militer maupun sumber
    minyak.
    Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif
    deskriptif untuk memberikan kajian analitis tentang bagaimana upaya Amerika
    Serikat dan Israel untuk menciptakan balance of power di wilayah Timur Tengah
    terkait perkembangan program nuklir Iran. Pendekatan yang digunakan peneliti
    adalah neorealisme disertai teori balance of power, kepentingan nasional (national
    interest) serta konsep nuklir.
    Kata kunci: Amerika Serikat, Iran, Israel, balance of power, kepentingan nasional.
    ii
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi