Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Kepentingan Republik Indonesia Dalam Kerjasama Pertahanan Mengenai Alih Teknologi Dengan Republik Korea ( Studi Kasus: Produksi Bersama Kapal Landing Platform Dock Kelas Makassar Tahun 2004-2011)


Baginda Pattyasvie Prima. Kerjasama Pertahanan Mengenai Alih
Teknologi Antara Republik Indonesia Dengan Republik Korea (Studi Kasus:

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210110036327 BAG 121/2015Perpustakaan Fisip Unpad (2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 BAG 121/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 BAG 121/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Baginda Pattyasvie Prima. Kerjasama Pertahanan Mengenai Alih
    Teknologi Antara Republik Indonesia Dengan Republik Korea (Studi Kasus:
    Produksi Bersama Kapal Landing Platform Dock Kelas Makassar Tahun
    2004-2011). Program Studi Hubungan Internasional. Fakultas Ilmu Sosial
    dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Desember 2015.
    Dinamika hubungan antar negara dalam panggung politik dunia menuntut
    negara-negara di dunia menjalin hubungan diplomatik yang kooperatif, seperti
    halnya dalam kerjasama pertahanan antara Republik Indonesia dan Republik
    Korea dalam bidang alih teknologi kapal jenis LPD. Kerjasama ini dilatar
    belakangi oleh keterbatasan teknologi pengembangan alutsista domestik Republik
    Indonesia. Tujuan dari penelitian ini selain melihat kepentingan Republik
    Indonesia dalam alih teknologi tersebut, juga untuk dapat mengetahui bagaimana
    bentuk dan proses dari alih teknologi kapal jenis LPD yang dilakukan.
    Dalam melakukan analisis, peneliti menggunakan konsep absolute dan
    relative gains dari Joseph Grieco. Peneliti juga menggunakan metode penelitian
    kualitatif, dengan studi kasus sebagai strategi penelitian, serta teknik
    pengumpulan data yang terdiri dari wawancara dan dokumentasi.
    Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alih teknologi alutsista yang
    dilakukan antara Republik Indonesia dengan Republik Korea, selain
    meningkatkan kualitas dan kuantitas alutsista, juga mampu mengembangkan
    kapasitas industri pertahanan dalam negeri sehingga mendorong kemandirian
    produksi alutsista di dalam negeri. Berdasarkan analisis peneliti, kerjasama ini
    telah mampu memenuhi kepentingan Republik Indonesia dalam hubungan
    kerjasama yang membawa keuntungan bagi kedua pihak terkait
    .
    Kunci: Republik Indonesia, Republik Korea, Alih Teknologi, Alutsista,
    Kepentingan, Bentuk dan Proses
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi