
Skripsi
Evaluasi Peraturan Mentri Perindustrian Nomor 33/MIND/PER/7/2013 Dalam Penerapan Low Cost Green Car Di Jakarta Pusat 2014-2015 ( Studi Pada Kementrian Perindustrian Dan Dinas Perindustrian Provinsi DKI Jakarta)
Penelitian ini berjudul “Evaluasi Kebijakan Pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 dalam Penerapan Low Cost Green Car di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170410110071 320 SAF 89/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (3) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 320 SAF 89/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 SAF 89/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penelitian ini berjudul “Evaluasi Kebijakan Pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 dalam Penerapan Low Cost Green Car di Jakarta Pusat 2014-2015 (Studi Pada Kementerian Perindustrian dan Dinas Perindustrian Provinsi DKI Jakarta)”. Studi tentang Evaluasi Kebijakan Pada Peraturan Menteri Perindustrian dalam Penerapan Low Cost Green Car di Jakarta Pusat. Hal yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bertentangannya kebijakan ini dengan kebijakan pemerintah untuk menghemat energi dan mengurangi besarnya subsidi, dan tak sejalan pula dengan kebijakan managemen transportasi publik, yang dapat mematikan angkutan umum dan menambah sesak volume kendaraan di jalan. Maka perlu ada evaluasi pada Kementerian Perindustrian RI diharapkan kebijakan yang telah dikeluarkan dapat efisien dan efektif sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya di Kota Jakarta.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini bersumber dari studi lapangan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan upaya yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian RI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia agar bisa memiliki kendaraan roda empat dengan harga murah, ramah lingkungan dan pajak 0%. Serta untuk menunjang mobilisasi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan memanfaatkan tenaga kerja Indonesia supaya lebih kreatif dan inovatif, seiring dengan berjalannya kebijakan ini Kota Jakarta sedang menjalankan pembangunan transportasi umum yaitu Busway dan MRT. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemacetan yang berkembang di Jakarta tidak dapat dibebankan kepada kebijakan Meteri Perindustrian dalam melaksanakan LCGC, pemerintah dapat mengakali dengan kebijakan lain yang mampu membuat orang berpikir ulang untuk membawa kendaraan pribadi.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






