Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Klaim Federasi Rusia Atas Lomonosov Dan Mendeleev Ridge Di Wilayah Arktik


Esty Pramudiastuti. Klaim Federasi Rusia atas Lomonosov dan
Mendeleev Ridge di Wilayah Arktik. Program Studi Hubungan
Internasional, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210090033327 EST 86/2015Perpustakaan Fisip Unpad (2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 EST 86/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 EST 86/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Esty Pramudiastuti. Klaim Federasi Rusia atas Lomonosov dan
    Mendeleev Ridge di Wilayah Arktik. Program Studi Hubungan
    Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Padjadjaran,
    Jatinangor. Agustus 2015
    Seiring dengan terjadinya pemanasan global, wilayah Arktik mengalami
    pemanasan yang lebih cepat dibandingkan dengan kawasan lain di dunia. Para
    peneliti meramalkan bahwa dalam abad ini Arktik akan terbebas dari es pada saat
    musim panas. Fenomena yang terjadi di kawasan ini bisa jadi akan membuat
    Arktik menjadi salah satu arena konflik geopolitik antar negara-negara yang
    berbatasan langsung dengan Arktik/negara-negara anggota Arctic Council. Dari
    delapan negara anggota Arctic Council -Rusia, Amerika Serikat, Kanada,
    Denmark, Swedia, Norwegia, dan Islandia- dapat dikatakan bahwa Rusia adalah
    negara yang paling gesit untuk mengklaim kedaulatannya di Arktik, terutama pada
    tahun 2007 dimana para peneliti Rusia menancapkan bendera Rusia didasar laut
    yang melebihi wilayah kedaulatan Rusia di wilayah tersebut.
    Penelitian ini ditujukan sebagai studi untuk mengetahui bagaimana
    pentingnya klaim Rusia di wilayah Arktik dengan mengggunakan konsep
    Geopolitik, khususnya Geopolitik Batas. Dengan pendekatan ini penulis
    memfokuskan tergangunya ruang gerak Rusia melalui penguasaan ruang yang
    dilakukan Barat dan pentingnya keberadaan sumber daya alam yang tersimpan di
    Arktik.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu analisis studi
    kasus dengan pendekatan konsep geopolitik batas sebagai landasan teoritis. Data
    dalam penelitian ini terdiri atas dua sumber data, yaitu bukti dokumentasi dan
    rekaman arsip.
    Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setidaknya ada empat faktor
    geopolitik dalam kepentingan Rusia untuk mengklaim wilayah di Arktik.
    Keempat faktor tersebut adalah identitas, ketidakpastian atas demarkasi, sumber
    daya alam dan keamanan.
    Kata kunci: Federasi Rusia, Arktik, Geopolitik Batas, Klaim Teritorial,
    Arctic Five
    Esty Pramudiastuti. Klaim Federasi Rusia atas Lomonosov dan
    Mendeleev Ridge di Wilayah Arktik. Program Studi Hubungan
    Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Padjadjaran,
    Jatinangor. Agustus 2015
    Seiring dengan terjadinya pemanasan global, wilayah Arktik mengalami
    pemanasan yang lebih cepat dibandingkan dengan kawasan lain di dunia. Para
    peneliti meramalkan bahwa dalam abad ini Arktik akan terbebas dari es pada saat
    musim panas. Fenomena yang terjadi di kawasan ini bisa jadi akan membuat
    Arktik menjadi salah satu arena konflik geopolitik antar negara-negara yang
    berbatasan langsung dengan Arktik/negara-negara anggota Arctic Council. Dari
    delapan negara anggota Arctic Council -Rusia, Amerika Serikat, Kanada,
    Denmark, Swedia, Norwegia, dan Islandia- dapat dikatakan bahwa Rusia adalah
    negara yang paling gesit untuk mengklaim kedaulatannya di Arktik, terutama pada
    tahun 2007 dimana para peneliti Rusia menancapkan bendera Rusia didasar laut
    yang melebihi wilayah kedaulatan Rusia di wilayah tersebut.
    Penelitian ini ditujukan sebagai studi untuk mengetahui bagaimana
    pentingnya klaim Rusia di wilayah Arktik dengan mengggunakan konsep
    Geopolitik, khususnya Geopolitik Batas. Dengan pendekatan ini penulis
    memfokuskan tergangunya ruang gerak Rusia melalui penguasaan ruang yang
    dilakukan Barat dan pentingnya keberadaan sumber daya alam yang tersimpan di
    Arktik.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu analisis studi
    kasus dengan pendekatan konsep geopolitik batas sebagai landasan teoritis. Data
    dalam penelitian ini terdiri atas dua sumber data, yaitu bukti dokumentasi dan
    rekaman arsip.
    Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setidaknya ada empat faktor
    geopolitik dalam kepentingan Rusia untuk mengklaim wilayah di Arktik.
    Keempat faktor tersebut adalah identitas, ketidakpastian atas demarkasi, sumber
    daya alam dan keamanan.
    Kata kunci: Federasi Rusia, Arktik, Geopolitik Batas, Klaim Teritorial,
    Arctic Five
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi