Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Bantuan Australian Agency For Interntional Development (AUSAID) Melalui Poverty Reduction Support Facility (PRSF) Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia (2011-2014)


Vania Febryna Irnanda. Bantuan Australian Agency for International
Development (AusAID) melalui Poverty Reduction Support Facility (PRSF) ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170210110137327 VAN 92/2015Perpustakaan Fisip Unpad (2)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    327 VAN 92/2015
    Penerbit FISIP Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    327 VAN 92/2015
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Vania Febryna Irnanda. Bantuan Australian Agency for International
    Development (AusAID) melalui Poverty Reduction Support Facility (PRSF) sebagai
    Upaya Pengentasan Kemiskinan di Indonesia (2011-2014). Program Studi
    Hubungan Internasional. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas
    Padjadjaran, Jatinangor. September 2015.
    Deklarasi Milennium PBB pada tahun 2000 menandai bergesernya fokus
    negara-negara menuju isu perbaikan pembangunan manusia dengan disepakatinya
    agenda Millennium Development Goals (MDGs) yang diharapkan dapat dicapai oleh
    negara-negara pada tahun 2015. Menyadari pentingnya penanggulangan kemiskinan
    dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia, Indonesia membentuk TNP2K
    pada tahun 2010 untuk menanggulangi kemiskinan dan kelaparan ekstrim. Untuk
    mendukung upaya tersebut, Wakil Presiden meminta bantuan Australia sebagai negara
    donor untuk memberikan kontribusinya melalui bantuan luar negeri dalam wujud PRSF
    selama 2011-2014. Dukungan dari Australia seharusnya dapat berperan vital bagi
    keberlangsungan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia, namun memasuki tenggat
    waktu yang ditentukan, Indonesia belum mampu mencapai target penurunan angka
    kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana pelaksanaan dari
    bantuan luar negeri sebagai faktor yang mempengaruhi efektivitas bantuan.
    Untuk meneliti pelaksanaan dari bantuan luar negeri tersebut, penelitian ini
    menggunakan pendekatan liberalisme dan bantuan luar negeri yang dijelaskan dengan
    indikator implementasi bantuan luar negeri yang berasal dari Paris Declaration on Aid
    Effectiveness. Penyusunan penelitian ini didukung oleh metode kualitatif, dengan
    strategi studi kasus yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh dan
    mendalam mengenai objek penelitian.
    Dalam analisis penelitian, diketahui bahwa pelaksanaan bantuan Australia untuk
    Indonesia dalam wujud kerjasama TNP2K dengan PRSF telah dilaksanakan sesuai
    dengan pengaturan yang disepakati dan telah berupaya menerapkan komitmenkomitmen
    Deklarasi Paris. Konsistensi Australia dalam berkontribusi pada upaya
    pengentasan kemiskinan di Indonesia telah merefleksikan nilai-nilai liberal yaitu bahwa
    negara menyadari tanggung jawab kolektif untuk pembangunan dunia. Namun,
    tercapainya implementasi yang sempurna tidak realistis, bantuan luar negeri hanya
    komponen kecil dalam upaya pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan dari bantuan luar
    negeri tidak dapat menjadi katalis bagi keberhasilan upaya penangggulangan
    kemiskinan karena pada kenyataannya, untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan
    penerapan kebijakan serta kepemerintahan internal yang kooperatif.
    Kata Kunci: Australia, Bantuan Luar Negeri, Millennium Development Goals
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi