Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Pemberian Ampas Jahe Emprit (Zingiber offcinale var. amarum) sebagai Komponen Ransum Terhadap Performa Produksi dan Profil Asam Lemak pada Domba garut Jantan


Penelitian tentang pengaruh pemberian ampas jahe emprit sebagai komponen ransum terhadap performa produksi dan profil asam lemak telah dilakukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    DSR00074636.395 Hus p DsrPerpustakaan Fakultas PeternakanTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.395 Hus p Dsr
    Penerbit Program Pasca Sarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 143 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.395
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang pengaruh pemberian ampas jahe emprit sebagai komponen ransum terhadap performa produksi dan profil asam lemak telah dilakukan sejak 18 Desember 2014 sampai dengan 20 Maret 2015 di MT Farm Ciampea-Bogor, Rumah Potong Hewan Kota Bogor dan di Balai Penelitian Pascapanen Departemen Pertanian-Bogor. Tujuan penelitan ini untuk mencari tingkat penggunaan ampas jahe dalam ransum domba terhadap performa produksi dan profil asam lemak. Peubah yang diamati meliputi konsumsi ransum, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, persentase karkas, tebal lemak punggung, indek perdagingan, kadar lemak loin dan profil asam lemak, serta ketengikan daging domba. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok dalam mencari tingkat penggunaan ampas jahe dalam ransum terhadap performa produksi dan profil asam lemak. Kemudian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial (5 faktor ransum dan 3 faktor lama simpan daging pada suhu 4o C) terhadap ketengikan. Dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan bila uji varian menunjukkan perbedaan yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan
    ampas jahe emprit dalam ransum Domba Garut jantan terhadap performa produksi, profil asam lemak tidak jenuh (linolenat), penurunan ketengikan daging serta lama simpan sampai 8 hari pada suhu 4o C dapat digunakan sampai 20 %, sedangkan untuk menurunkan asam lemak jenuh miristat dan palmitat dapat digunakan sampai 40 %.



    .
    Kata kunci: Domba Garut, Ampas Jahe Emprit, Performa Produksi, Asam Lemak,
    Ketengikan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi