
Skripsi
Kerjasama Indonesia-Jepang Dalam Bidang Otomotif Terkait Indonesia-Jepang Economoc Partnership Agreement (IJEPA) Tahun 2007-2013
Indonesia-Jepang memulai hubungan diplomatik pada 20 Januari 1958,
yang ditandatangani oleh menteri luar negeri kedua negara, Subandrio dan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 170210080096 327 RIF 20/2015 Perpustakaan Fisip Unpad (2) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJudul Seri -No. Panggil 327 RIF 20/2015Penerbit FISIP Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327 RIF 20/2015Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Indonesia-Jepang memulai hubungan diplomatik pada 20 Januari 1958,
yang ditandatangani oleh menteri luar negeri kedua negara, Subandrio dan
Aiichiro Fujiyama. Tahun 2008 juga disebut sebagai “Tahun Persahabatan
Indonesia-Jepang”. Pada tanggal 20 Agustus 2007, telah ditandatangani
Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement oleh kedua negara, yaitu
antara Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang datang secara khusus ke
Indonesia, dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kesepakatan ini
merupakan perjanjian perdagangan bebas bilateral pertama yang dilakukan oleh
Indonesia, dan merupakan perjanjian yang paling komprehensif.
Berdasarkan penjelasan di atas, penulis ingin melakukan penelitian yang
tertuang dalam skripsi dengan rumusan masalah “Bagaimana Kerjasama
Indonesia – Jepang di Bidang Otomotif Terkait Indonesia-Japan Economic
Partnership Agreement (IJEPA) Tahun 2007 - 2013?”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kerjasama Indonesia – Jepang
di Bidang Otomotif Terkait Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement
(IJEPA) Tahun 2007 - 2013. Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan
metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif digunakan oleh penulis
karena metode ini dianggap paling tepat dalam melakukan penelitian mengenai
Kerjasama Indonesia – Jepang di bidang Otomotif terkait Indonesia-Japan
Economic Partnership Agreement (IJEPA), dikarenakan dalam pembahasan datadata
akan dikumpulkan dari berbagai sumber data seperti hasil wawancara dan
studi pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama yang dilakukan
Pemerintah Indonesia dan Jepang khususnya dibidang otomotif, memberikan
kontribusi positif bagi kedua Negara. Berdasarkan analisis data, maka kebijakan
pemerintah Indonesia dalam bidang otomotif berdampak kepada nilai investasi
negara Jepang yang meningkat untuk pendirian pabrik mobil, dealer, servis,
pabrik suku cadang, di mana hal itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke
dua negara dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Prospek perjanjian kerjsama
Indonesia – Jepang di masa yang akan datang adalah ketertarikan negara Jepang
untuk terus berinvestasi di negara Indonesia, khususnya dalam industri otomotif,
dan terjadinya transfer teknologi, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan
mutu otomotif hasil produksi Indonesia.
Kata Kunci: Kerjasama Internasional, Perdagangan Internasional, Economic
Partnership Agreement, Free Trade Area, Otomotif
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






